INILAH.COM, Jakarta - Pengawasan Bank Indonesia (BI) dianggap buruk apalagi setelah kasus Bank Century yang terpaksa harus melakukan bailout senilai Rp6,7 triliun.
Hal itu dikatakan salah satu calon pengganti Siti Fajriah sebagai Deputi Gubernur BI, Perry Warjiyo yang saat ini sebagai Direktur Riset dan Moneter. "Ada beberapa teknik yg harus diperbaiki. Perbaikan struktur perbankan, efisiensi, memang aspek yang harus dibahas. Pengawasan bukan kurang tapi harus diperkuat dan diefektifkan, itu yang harus dikedepankan," ujarnya saat ditemui di Gedung BI, Jakarta, Jumat (12/3). Selain Perry kandidat lain yang berasal dari BI adalah Direktur Direktorat Penelitian dan Pengaturan Perbankan, Halim Alamsyah.
Ia mengatakan, untuk mencapai efisiensi tersebut diperlukan perlu beberapa langkah konkrit untuk penegakan ketentuan yang ada. Pertama adalah pengkajian ulang ketentuan yang ada, hal tersebut diperlukan agar didapat kejelasan peraturan yang jelas. "Mana ketentuan yang tak bisa ditawar, mana ketentuan yang adjustmen diskresi bisa dilakukan. Ketentuan CAR itu tak bisa ditawar, misalnya. kejelasan peraturan harus dilakukan," katanya. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !