INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah akan mengkaji permintaan Bank Mandiri untuk menurunkan dividen ke Pemerintah untuk meningkatkan investasi.
Mengenai deviden, saya belum bisa menjawab. Tetapi secara umum akan kita lihat secara bisnis to bisnis, korporasi per korporasi kalau Mandiri butuh investasi kita akan bicara dengan Menteri Keuangan (Menkeu), kata Menneg BUMN, Mustafa Abubakar di Jakarta, Jumat (12/3).
"Jika Bank Mandiri benar-benar ingin mengurangi dividen dalam upaya meningkatkan investasi, maka akan dikaji secara mendalam. Kementerian BUMN akan menegosiasikan dengan Menteri Keuangan. Daripada dia (Mandiri) pinjam uang bank dari pasar saham, lebih baik kalau Mandiri mengurangi setoran dividennya kepada Pemerintah. Saya kira ini rasional, katanya.
Secara umum, lanjutnya, untuk 2010 banyak BUMN yang meminta agar dividen dikurangi. Ini normal-normal saja, ada yang minta hanya 35% setoran dividenya, adapula yang mungkin tetap 50%. "Namun, sampai saat ini belum diputuskan BUMN apa saja yang (menyetor) 35%, dan BUMN yang 50%," tukasnya. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !