INILAH.COM, Jakarta Standard & Poor menaikkan rating kredit Indonesia pada level tertingginya selama 12 tahun terakhir. Hal ini berdasarkan pesatnya pertumbuhan ekonomi kuartal empat 2009.
Outlook positif pada rupiah untuk jangka panjang merupakan cerminan ekspektasi kami atas Indonesia. Bahwa agenda reformasi ekonomi dan fiskal yang meluas tak berpengaruh terhadap gangguan politik yang mulai muncul, demikian pernyataan Standard & Poor, Jumat (12/3).
Standard & Poor menaikkan rating mata uang jangka penjang Indonesia dari BB ke BB-. Rating ini terakhir dinaikkan pada Juli 2006. Saat ini berada dua level di grade investasi Turki dan Jordania.
Sebagai negara dengan perekonomian terbesar di kawasan Asia Tenggara, Indonesia terus tumbuh dan mengurangi ketergantungan pada ekspor ketika dunia dilanda krisis tahun lalu. Bank Indonesia (BI) menaikkan prediksi pertumbuhan ekonomi 2011 menjadi 6,5% dari prediksi sebelumnya yang 6%, bersamaan dengan naiknya belanja konsumen. [ast][[indosat]]