Minggu, 27 Mei 2012 | 17:12 WIB
Follow Us: Facebook twitter
FSPPB Minta Pemerintah Isi Komisaris Pertamina
Headline
istimewa
Oleh:
web - Jumat, 12 Maret 2010 | 18:07 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), Ugan Gandar meminta pemerintah segera mencari pengganti Komut Pertamina Sutanto dan Komisaris Gita Wiryawan yang saat ini sudah mengisi jabatan lain di pemerintahan.

"Memmbiarkan kursi dewan komisaris Pertamina kososng terlalu lama bisa menghambat kinerja pengawasan komisaris terhadap Pertamina," ujarnya di jakarta, Jumat (12/3).

Dia mensinyalir lamanya kekosongan di kursi dewan komisaris ini karena adanya tarik-menarik dan kepentingan politis. "Sebaiknya perlu ada penyegaran pada posisi dewan komisaris Pertamina dan kami meminta agar orang orang politik atau titipan partai yang ada pada posisi komisaris saat ini diganti dan selanjutnya menempatkan orang yang profesional, mengerti bisnis migas, masih enerjik," ujarnya.

Dia juga menyayangkan adanya upaya direksi Pertamina yang akan menjual anak-anak perusahaan Pertamina seperti Patra Jasa yang tahun lalu masih menghasilkan laba sekitar Rp50 miliar. "Sepertinya ada skenario untuk melemahkan Pertamina dengan cara yang sistematis, di mana pada tahap pertama dilakukan dengan mengalihkan bisnis-bisnis Pertamina ke anak anak perusahaan, kemudian anak-anak perusahaan tersebut dijual. Jika dikaji lebih dalam, tindakan ini akan merugikan bangsa. Kami meminta agar Pemerintah dan elit politik turun tangan untuk mencegah terjadinya hal ini." [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.