INILAH.COM, Jakarta - PPP menyatakan reshuffle menteri berada dalam wilayah atau hak prerogatif presiden. Ini terkait dengan kabar yang beredar bahwa terkait keputusan yang berbeda di Pansus Century, Presiden akan mereshuffle Menteri dari PPP yakni Suryadharma Ali.
"Itu wilayah Presiden, saya tidak bisa komentar soal itu," ujar Wasekjen PPP Romahurmuzzy saat dihubungi INILAH.COM di Jakarta, Jumat (12/3).
Menurut pria yang kerap disapa Romi ini sejak sebelum PPP duduk dalam pemerintahan, sudah disepakati bahwa urusan menteri adalah hak prerogatif presiden. Ia mengaku, tidak pernah mendengar kabar Ketua Umum PPP tersebut akan digantikan dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.
"Saya nggak tahu, media saja yang bertanya seperti itu," elak mantan anggota Pansus Hak Angket Bank Century.
Yang jelas menurut Romi, pasca keputusan paripurna DPR tentang Bank Century hubungan antara PPP dengan koalisi tidak ada permasalahan. Semuanya berjalan baik walaupun ada perbedaan pandangan. "Jangan diartikan perbedaan itu memperburuk koalisi. Tidak ada apa-apa," katanya.
Berbeda, lanjut Romi, juga bukan barang yang haram dalam berdemokrasi. "Jangan berandai-andai, hubungan kita baik-baik saja," katanya.
Hal ini ditambahkan Wakil Ketua Umum PPP Chozin Chumaidi yang meyakini tidak ada pergantian Menteri hanya karena ada perbedaan pandangan soal Pansus Century. "Karena SBY arif, berpandangan luas dan seorang negarawan," katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon. [mvi/jib]