INILAH.COM, Jakarta Syarat dukungan minimal bagi calon presiden dan wakil presiden yang akan berlaga dalam Pilpres 2009 antara 15-30% dinilai Anies Baswedan, pengamat politik Universitas Paramadina terlalu tinggi. Hal ini, menurutnya, akan membuat pilihan publik mejadi sedikit.
Menurut Anies, persentase dukungan bagi parpol atau gabungan parpol untuk mengusulkan pasangan calon jangan terlalu tinggi. "Kalau angka itu terlalu tinggi, maka pilihan kepada publik semakin sedikit dan saat ini diperlukan calon-calon alternatif," ungkapnya, dalam Diskusi Publik RUU Pilpres di Hotel Millenium, Jakarta, Selasa (22/7).
Seharusnya, lanjut Anies, parpol sudah bisa melakukan rekruitmen orang-orang terbaik, karena di masa reformasi, pemilu sudah dilakukan dua kali. "Maka parpol baru bisa melakukan proses sejak awal dengan cara mengangkat parliamentary threshold yang lebih rendah," ujarnya.
Ketentuan mengenai syarat minimal itu, dalam RUU Pilpres sendiri, hingga saat ini masih diserahkan kepada forum lobi DPR, dengan pilihan yang ada antara 15-30%. [R2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !