INILAH.COM, Jakarta - Kegiatan eksplorasi PT Antam Tbk (ANTM) berfokus pada komoditas nikel, emas dan bauksit. Untuk Februari 2010, total biaya untuk kegiatan eksplorasi komoditas-komoditas tersebut mencapai Rp7,3 miliar.
Dalam keterbukaan informasinya ke BEI, Perseroan menjelaskan untuk eksplorasi nikel dilakukan di daerah Maluku Utara dan Sulawesi Tenggara. Antam melakukan logging core, percontoan core, pengukuran grid, pengukuran lintasan georadar dan pemboran di daerah Buli, Maluku Utara.
Sementara itu untuk kegiatan di Sulawesi Tenggara, Antam melakukan pemboran, logging core, percontoan core, pemetaan dan
pengukuran grid pada daerah Mandiodo dan Lasolo. Total biaya eksplorasi nikel mencapai Rp2,6 miliar.
Kegiatan eksplorasi emas dilaksanakan di Batangasai-Jambi, Pongkor dan PapandayanJawa Barat, Cibaliung-Banten, Wawonii-Sulawesi Tenggara dan Mao Batuisi-Sulawesi Barat. Kegiatan eksplorasi di Batangasai-Jambi meliputi Pemetaan Geologi
Detil (PGD), bukaan/ paritan, percontoan core, batuan, petrografi/ mineragrafi, XRD dan FI, melakukan pemerian singkapan, logging
bor dan pemboran.
Kegiatan eksplorasi di Pulau Jawa dilakukan pada beberapa daerah, di antaranya daerah PongkorJawa Barat meliputi logging core,
percontoan core, batuan, petrografi/ mineragrafi, Fi, XRD, pemboran, pengukuran lintasan bor dan geofisika, penyelidikan
geofisika CSAMT dan IP, rekomendasi bor sterilisasi, analisa XRD, petro/ mineragrafi serta melakukan evaluasi serta modeling
geologi. Selain itu pada daerah prospek Papandayan-Jawa Barat, Antam melakukan kegiatan PGD, bukaan/ paritan, pemboran,
logging core, percontoan batuan dan core, melakukan pemerian singkapan, pengukuran lintasan geofisika dan poligon serta geofisika IP. Pada daerah Cibaliung-Banten, Antam melakukan pemerian trenching, percontoan permukaan, logging core, percontoan core serta pemboran.
Pada daerah Wawonii-Sulawesi Tenggara, Antam melakukan PGD, bukaan/ paritan, percontoan batuan dan core, pemboran, logging core, penimbunan, penghijauan dan pengukuran lintasan. Sementara itu pada lokasi Mao Batuisi Sulawesi Barat, Antam melakukan PGD, bukaan /paritan, percontoan batuan dan core, pemboran, logging core, geofisika IP dan pengukuran lintasan. Total biaya eksplorasi emas mencapai Rp3,8 miliar.
Untuk bauksit, Antam melakukan kegiatan eksplorasi di Mempawah, Landak, Tayan dan Munggu Pasir Kalimantan Barat. Kegiatan di Mempawah meliputi pengukuran batas KP, preparasi conto, pengurusan perizinan dan persiapan untuk mendukung pertambangan sementara itu pada lokasi Landak, Antam melakukan kegiatan pengurusan perizinan, pengukuran grid, pengambilan conto sumur uji dan persiapan kegiatan eksplorasi lanjutan pada lokasi prospek baru.
Antam melakukan kegiatan pengukuran grid, test pitting dan percontoan di Tayan, sementara itu untuk lokasi Munggu Pasir, Antam melakukan pengukuran grid/ polygon, test pitting dan percontohan. Total biaya eksplorasi bauksit mencapai Rp931,7 juta. [cms]