Selasa, 29 Mei 2012 | 02:33 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Soal Barrack Obama
Sikap Tifatul Jatuhkan Citra PKS?
Headline
Tifatul Sembiring - inilah.com
Oleh: R Ferdian Andi R
web - Sabtu, 13 Maret 2010 | 20:54 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Sikap Menkominfo Tifatul Sembiring yang juga mantan Presiden PKS terkait kedatangan Presiden AS Barack Obama berpotensi menjatuhkan citra politik PKS. Jika tak hati-hati, PKS bisa menuai getahnya.
Menurut peneliti senior Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhanuddin Muhtadi pernyataan Tifatul memiliki resistensi yang kuat terutama bagi pemilih tradisional PKS dan kader PKS.
Berdasar temuan tesis saya, kader PKS sangat resisten terhadap politik luar negeri AS. Banyak sekali demo-demo anti AS yang dimobilisasi kader-kader PKS, ujar penulis tesis PKS dan Gerakan Sosial pada Australia National University (ANU), kepada INILAH.COM di Jakarta, Jumat (12/3).
Menurut Burhan, Amerika Serikat dipersepsikan sebagai setan besar yang memusuhi umat Islam, terutama terkait dengan konflik Israel. Meski Obama dipandang lebih lunak terhadap Islam, tapi kader-kader PKS belum melihat komitmen dan tindakan konkret yang positif terhadap umat Islam, paparnya.
Terkait sikap Tifatul Sembiring yang kooperatif dengan kehadiran Obama di Indonesia, Burhan justru menilai akan berdampak kepada pemilih PKS yang bisa mencurigai sikapnya sebagai upaya mendekat ke SBY. Apalagi pascamemanasnya hubungan PKS dengan SBY pada sidang paripurna pekan lalu, imbuhnya.
Memang pascaparipurna DPR 3 Maret lalu, hubungan SBY dengan sejumlah partai koalisi yang bersebarangan dengan Partai Demokrat dikabarkan memanas. Kabar tekanan reshuffle kabinet juga kencang berhembus dari internal Partai Demokrat.
Kontroversi sikap Tifatul Sembiring bukan kali ini saja. Beberapa langkahnya menuai polemik di publik termasuk internal PKS. Sebut saja soal iklan politik yang mencantumkan foto KH Hasyim Asyari (Pendiri NU) dan KH Achmad Dahlan (Pendiri Muhammadiyah) yang mendapat protes keras dari keluarga besar NU dan Muhammadiyah.
Juga penyebutan Soeharto sebagai pahlawan dan guru bangsa menjadi pelengkap polemik yang muncul di era kepemimpinan Tifatul Sembiring di PKS. Kini, polemik serupa muncul meski ruang dan kapasitasnya berbeda yaitu menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II.
Tak tanggung-tanggung, yang menjadi materi kontroversi Tifatul Sembiring saat ini yaitu kedatangan Presiden AS Barrack Obama. Pemimpin negara yang selama ini diasosiasikan oleh kader PKS sebagai simbol negara barat dan anti-Islam. Sontak saja sejumlah kalangan bereaksi, salah satunya adalah FPI dimana lembaga ini memintanya untuk bertobat.
Namun Tifatul berdalih sikapnya yang cenderung kooperatif terhadap AS dan tentang kehadiran Barack Obama justru menghormati kehadiran tamu sesuai tuntutan Islam.
Apa yang berlebihan? Tidak ada yang berlebihan. Dalam Islam, menghormati tamu itu wajib hukumnya. Mengapa dipersoalkan? Kalau bukan dalam keadaan perang kita wajib menghormati tamu yang datang. Abu Jahal (musuh utama Nabi) saja ketika datang ke Rasulullah diterima dengan baik sebagai tamu, paparnya di Jakarta, Jumat (12/3).
Memang secara normatif tidak ada yang aneh dari pernyataan Tifatul Sembiring. Hanya saja, pernyataan tersebut jika diletakkan dalam konteks pola pikir dan cara pandang kader PKS secara umum, jelas pemikiran Tifatul sulit diterima.
Ini setali tiga uang dengan gagasan PKS jelang Pemilu 2009 lalu yang berkeinginan untuk bergeser menjadi partai tengah. Resistensi internal PKS cukup kuat atas gagasan perubahan PKS menjadi partai tengah.
Sikap Tifatul Sembiring justru akan berdampak dua hal serius. Pertama terhadap persepsi publik khususnya kader dan pemilih PKS serta dianggap sebagai sikap pelunakan partai itu terhadap SBY terkait kasus Century. [mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
8 Komentar
opi
Kamis, 17 November 2011 | 14:55 WIB
tak hanya sekali ku baca pemberitaan menyudutkan kayak gini... padahal realita ga kaya gitu...
Baege
Sabtu, 13 November 2010 | 07:00 WIB
Wah, Pak Tif.. ini namanya dekonstruksi kader PKS ya... tapi karena udah membangun citra PKS dengan konstruksi 'konservatis' Islam, kebanyakan orang pasti memandang insiden ini secara negatif. Hal ini juga dipicu oleh kejadian sebelumnya, yang alih2 Anti-FB, malah pakai Twitter... jadi sepertinya Kader PKS kok tidak konsisten ya.. memang itu adalah hal yang kecil, tapi bukankah banyak orang tergenlincir juga karena kerikil kecil? bukan batu besar.. Jadi, mungkin perlu ditingkatkan lagi konsistennya... mungkin bisa belajar dari Ahmadinejad...
me
Jumat, 12 November 2010 | 09:23 WIB
media2 di US, mengolok-olok sikap tfatul menyalami istri obama. beliau(tifatul)mengganggap bersalaman dengan istri obama akan menghindarkan berita yang lebih buruk jika beliau tidak bersalaman dengannya.coba lihat di tv.jangan setengah2
wahyu R
Senin, 15 Maret 2010 | 16:44 WIB
baik menurut kita belum tentu baik menurut allah & buruk menurut kita belumtentu buruk menurut allah, allah swt mengetahui apa* rahsia yang ad di dalam hati ini,, semoga allah swt tetap memberikan ke istiqammahan bagi setiap kader dakwah. dan para pemimpinya, aminn
komentator
Minggu, 14 Maret 2010 | 16:38 WIB
Memang menerima tamu apa salahnya? Siapapun harus diterima dengan baik, kalo orang memang gak baik ya dinasehati agar jadi baik. Baru .. kalo ngeyel ya boleh ditendang.
Boy
Minggu, 14 Maret 2010 | 15:01 WIB
Tesis bung burhan sampelnya siapa dan kapan opini kader tersbut diambil..kalau ketika Bush..ya iyalah...mana bisa di generalisasi...kayaknya perlu belajar metodologi lagi anda...
doni
Minggu, 14 Maret 2010 | 06:40 WIB
cari pembenaran saja !!!!! sdh enak jadi menteri.....sekarang lupa perjuangan. Abu jahal adalah paman nabi......dan dalam islam memutuskan tali silaturahim tidak dianjurkan. Obama ??? siap dia , yang jelas dia memusuhi islam titik..... Anda adalah salah seorang pemimpin umat tunjukan perjuangan yang istiqomah.
geol
Minggu, 14 Maret 2010 | 05:58 WIB
ah... burhanudin ini ngarang aja... selama ini pendapat ente sering meleset tentang PKS... dan yg jadi pertany kenapa anda selalu miring dg sikap2 pks? dasar....
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.