INILAH.COM, Jakarta- Isu mengenai reposisi Muahimin Iskandar di Kabinet Indonesia Bersatu II, belum ditanggapi secara serius oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Kepada INILAH.COM, Ketua Fraksi PKB di DPR, Marwan Ja'far mengaku belum tahu tentang rumor itu. Wah kalau rumor itu aku belum bisa komentar, ujar Ketua F-PKB Marwan, Jumat (12/3) melalui telepon.
Marwan mengaku belum mendapat informasi mengenai hal itu. Yang jelas, isu pergantian Menteri Agama mencuat terkait dengan sikap Fraksi PPP yang memilih opsi C dalam rapat paripurna DPR yang membahas rekomendasi Bank Century awal Maret lalu.
Ketua Umum PPP Suryadharma Ali dikabarkan akan digeser karena tidak berhasil mengendalikan anak buahnya di DPR untuk mendukung Fraksi Partai Demokrat yang memilih opsi A.
Opsi A menyebutkan bahwa bailout terhadap Bank Century tidak mengandung pelanggaran. Sedangkan opsi C menyebutkan bahwa bailout terhadap Bank Century mengandung pelanggaran dan harus ditindaklanuti secara hukum.
Suryadharma dianggap gagal karena ia sendiri menginginkan anak buahnya mengikuti PD. Sebelum voting dalam rapat paripurna SDA, sempat mengirim pesan singkat SMS kepada pimpinan FPP.
Isi SMS itu:Pak Hasrul, Romi dkk. PPP mengikuti garis Demokrat. Laa haulla Walla kuwwata.
Nama Hasrul yang dimaksud SDA adalah Hasrul Harahap, Ketua FPP DPR. Sejumlah politisi mulai tutup mulut soal reshufle ini. Ruhut Sitompul, anggota Fraksi Partai Demokrat yang biasa obral pernyataan, kali ini tak mau buka suara.
Wah kalau urusan reshuffle itu urusan Pak SBY, ujarnya.[ims]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !