inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Lili Wahid Tolak Bergabung Dengan PDIP

Headline
Lili Wahid - inilah.com
Oleh: Dwifantya Aquina
Sabtu, 13 Maret 2010 | 09:06 WIB
INILAH.COM, Jakarta - PDIP menawarkan politisi PKS Andi Rahmat untuk bergabung bila tak dihormati dipartainya sebagai anggota Tim 9 Pansus Century. Sebelum ditawari PDIP, anggota Tim 9 dari PKB, Lili Wahid, sudah menolaknya.

"Ya enggaklah. Saya kan punya tanggungjawab moral untuk konstituen. Kita saling menghormati saja. Walau sedang mengalami situasi dan kondisi yang kurang cocok dengan partai, bukan berarti saya meninggalkan partai," ujar anggota Tim 9 dari PKB Lili Wahid kepada INILAH.COM di Jakarta, Sabtu (13/3).

Selain itu, Lili mengaku hingga saat ini dirinya belum menerima Surat Peringatan (SP) dari Partai atas tindakan yang dilakukannya dalam sidang Paripurna beberapa waktu yang lalu. Maka dari itu, Lili tetap bersikukuh mempertahankan visi dan misinya dalam membangun partai yang sejak awal membawanya ke ranah politik.

"Menurut saya itu dinamika yang tidak perlu disikapi reaktif. kalau saya berpendapat berbeda itu hal yang biasa, bagi saya itu harus dikembalikan ke tracknya, bukan ditinggalkan," tegasnya.

Dalam keterangannya, Lili mengaku sampai saat ini belum dilobi oleh pihak oposisi manapun dan tidak akan membiarkan Muhaimin dan kawan-kawannya menyingkirkannya. "Tidak mudah menyingkirkan saya dari Dewan. Saya tetap akan bertahan," pungkasnya. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
1 Komentar
rakyat jelata @ Senin, 15 Maret 2010 | 21:21 WIB
Mbak yu Lili saya fikir anda belum matang tentang pilihan anda karena apa ? ketika partai anda memilih opsi A Pansus century justru anda milih lompat sendirian memilih OPSI C. tentu juga tidak kaget kerena mempunyai sifat bawa'an yang suka kontroversi !!! dengan ketawa yang khas sehingga tidak terlalu menjadi perbincangan.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.