inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Polisi Tak Serius Berantas Teroris

Headline
inilah.com/Wirasatria
Oleh: Windi Widia Ningsih
Sabtu, 13 Maret 2010 | 11:35 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Kepolisian dinilai tidak serius menangani teroris di Aceh. Salah satu indikasinya adalah terjadinya aksi baku tembak antara kepolisian dengan teroris.
Hal ini diungkapkan mantan teroris pembajakan pesawat Woyla, Umar Abduh dalam dialog 'Masih Ada Teroris' di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (13/3). Menurut Umar, jika kepolisian memang benar-benar serius menangani teroris seharusnya melalui alat yang dapat mendeteksi logam yang dimiliki kepolisian harusnya sudah bisa mengepung teroris di Aceh.
"Jadi harusnya dikepung bukan didorong dengan melakukan baku tembak. Seharusnya kalau sudah tahu nggak perlu digembar-gemborkan adanya teroris di Aceh," imbuhnya.
Selain itu, tutur dia, dalam menangani teroris ini Kepolisian juga terkesan menunjukan nafsu membunuh. "Ada baiknya ditangkap hidup-hidup bukan ditembak mati," imbuhnya.
Ia juga berharap kepolisian telah menyatakan Umar Patek sudah terendus. Seharusnya Kepolisian dapat menangkap Umar Patek hidup-hidup, tidak ditembak mati seperti Dulmatin, Noordin M Top dan lainnya. [win/mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
1 Komentar
lili @ Jumat, 14 Mei 2010 | 13:30 WIB
saya usul keluarga pelaku teroris jg dijatuhi hukuman. teroris udah siap mati dan berpikir keluarganya masih bisa selamat. tapi jika keluarganya jg dilibatkan atas aksi kejahatannya maka mereka akan berpikir dua kali untuk ikut dalam aksi teror/aksi bom bunuh diri.meskipun mereka sudah siap mati mereka jg akan berpikir ttg anak istri ato orang tua mereka. semoga indonesia tetap bisa damai.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.