Selasa, 29 Mei 2012 | 02:35 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Jaja Korban Tembak Mati di Aceh Guru Imam Samudra
Headline
Edward Aritonang
Oleh:
web - Sabtu, 13 Maret 2010 | 16:25 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Polri menduga teroris yang tertembak mati di Leupang, Aceh adalah Encang Kurniawan alias Jaja, guru agama Imam Samudra, teroris yang telah dikeksekusi mati tahun lalu.

"Memang yang bersangkutan sedang kita identifikas dan dia adalah guru Imam Samudra, kita akan cek lebih dalam lagi agar tak ada kesimpang siuran informasi," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang dalam dialog 'Masih Ada Teroris' di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu.
Edward mengatakan, berdasarkan keterangan dari rekan-rekan Jaja yang tertangkap hidup, Jaja merupkan salah satu yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait bom Kuningan dan bom di Kedutaan Besar Australia pada 2004 lalu.
"Dia juga terindikasi sebagai perekrut pelaku bom bunuh diri yang masih dicari. Mudah-mudahan secepatnya info kita dapat, tetapi kalau memang benar masuk DPO kita beri apresiasi kepada kepolisian disana," ujarnya.
Sementara mantan teroris pembajakan Woyla Umar Abduh mengatakan Jaja sejak tahun 2002 tugasnya adalah merekrut dan menyediakan tempat-tempat bersembunyi.
Jaja dan rekannya Pura, tewas dalam penyergapan yang dilakukan polisi di Aceh, Jumat kemarin. Para teroris ini dihadang saat menumpang mobil L 300 di jalan yang menghubungkan Meulaboh dan Banda Aceh.
Keduanya ditembak mati karena berusaha kabur dan menyerang petugas, sementara 8 orang lainnya ditangkap hidup. [win/wdh]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.