INILAH.COM, Jakarta - Mantan teroris yang kini beralih profesi menjadi seorang peneliti Umar Abduh menilai tindakan kepolisian dalam memberantas teroris masih harus belajar lagi kepada TNI.
"Lebih moralis tentara, ketimbang polisi, kalau tentara yakni fasilitasnya dihilangkan bukan orangnya yang dihilangkan," kata Umar dalam dialog 'Masih Ada Teroris' di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu
Menurut Umar, tindakan kekerasan yang kerap kali dipertontonkan pihak Kepolisian dalam mengatasi teroris justru mengakibatkan tumbuh suburnya terorisme di Indonesia.
Hal senada juga disampaikan Anggota Komisi I DPR, Azwar Abubakar yang mengatakan sudah saatnya bagi Kepolisian melakukan deradikalisasi terhadap terorisme di Indonesia.
"Jangan selalu dengan kekerasan tapi coba berdialog dengan mereka, jangan membuat stigma kepada mereka, itu yang lebih efektif," imbuhnya.
Diketahui jejak Kepolisian dalam memberantas teroris dianggap membanggakan namun dalam setiap aksinya polisi selalu menangkap pelaku teroris dalam keadaan meninggal dunia. Seperti Dr Azahari, Noordin M Top, dan kali ini Dulmatin. [Win/wdh]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !