INILAH.COM, Banjarnegara - Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) Partai Amanta Nasional (PAN) Amien Rais menyatakan PAN kesandung karena hanyut bersama Partai demokrat.
"Namun demikian PAN tetap konsisten terhadap pandangannya terkait kasus Bank Century," ujar Amien Rais saat ditemui seusai pengajian akbar "Menyongsong Muktamar Satu Abad Muhammadiyah", di Banjarnegara, Jawa Tengah, Sabtu.
Akan tetapi anehnya, kata dia, Fraksi PAN tetap konsisten dengan pendapat awal dan akhir yang menyatakan adanya pelanggaran maupun potensi pidana meskipun memilih opsi A saat rapat paripurna DPR-RI.
"Mas Taufik memang mengejutkan karena sekalipun kemarin memilih opsi A, tetap melarang menerima Sri Mulyani (Menteri Keuangan, red.)," kata Amien yang didampingi Sekretaris Jenderal PAN Taufik Kurniawan yang juga Wakil Ketua DPR-RI.
Ia menegaskan, pendapat Fraksi PAN pada awal dan akhir tetap sama dengan pendapat mayoritas.
Menurut dia, kemungkinan Fraksi PAN memilih opsi A disebabkan ketua umumnya (Hatta Rajasa, red.) seorang menteri koordinator dan dekat dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sehingga sebagai orang Melayu mungkin memiliki perasaan tidak enak.
"Mungkin kalau saya sebagai Hatta Rajasa, mungkin saya tidak begitu tegar melawan atasan saya," katanya.
Sementara itu, Taufik Kurniawan mengatakan, PAN maupun DPR tidak ingin merugikan rakyak karena semua itu hak prerogatif presiden.
"Saya tidak pada posisi meminta mundur (Boediono dan Sri Mulyani, red.), tetapi tentunya ini terkait kedatangan siapa pun yang sudah terang benderang terkait dalam masalah Century dalam paripurna DPR," katanya.
Terkait penolakan kedatangan Sri Mulyani ke DPR, ia mengatakan, DPR sebagai tuan rumah berhak mencegah hal-hal yang tidak perlu terjadi.
Menurut dia, Fraksi PAN tidak mengubah pandangan politik karena dari awal sudah jelas PAN menyatakan adanya indikasi yang menyimpang dalam kasus Century. [wdh]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !