inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Tekanan Rakyat Buka Peluang Hak Menyatakan Pendapat

Headline
inilah.com
Oleh:
Minggu, 14 Maret 2010 | 04:24 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Hasil Paripurna DPR telah menyepakati kasus Bank Century diselesaikan melalui jalur hukum. Namun peluang DPR menggunakan hak menyatakan pendapatnya masih terbuka, jika ada desakan masyarakat.
"Sejarah membuktikan bahwa perubahan terjadi karena kuatnya desakan masyarakat," kata Anggota Komisi I Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) Lily Chadijah Wahid, di Jakarta, Sabtu (13/3).
Jika gerakan masyarakat untuk mendorong DPR menggunakan hak menyatakan pendapat terus menguat, DPR akan sulit untuk mengelak. Sebab, kata Lily, ketika sudah menyangkut penggunaan hak DPR maka yang dipertaruhkan adalah kredibilitas lembaga tinggi negara itu, bukan lagi kepentingan partai.
"Saya optimistis penggunaan hak menyatakan pendapat DPR bisa dilaksanakan," imbuh salah satu inisiator Pansus Bank Century itu.
Meski di atas kertas Fraksi Partai Demokrat dan fraksi lain anggota koalisi, bisa mematahkan usulan hak menyatakan pendapat DPR, namun peluang penggunaan hak itu tetap ada.
"Dulu ketika memulai hak angket banyak juga yang pesimis, namun kenyataannya bisa jalan," kata satu-satunya anggota FPKB yang bersikap berbeda dengan fraksinya di Pansus.
Apalagi, lanjut adik kandung mantan presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu, konstelasi politik saat ini berbeda dengan saat penggunaan hak angket mulai dirintis. "Koalisi saat ini cenderung terpecah. Kalau sampai menteri dari anggota koalisi diganti, dukungan terhadap penggunaan hak menyatakan pendapat pasti membesar," katanya. [ela]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.