Selasa, 29 Mei 2012 | 02:40 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Demokrat: Sudah Selingkuh, Masih Minta Koalisi
Headline
Djafar Hafsah
Oleh: suriani
web - Minggu, 14 Maret 2010 | 08:41 WIB
INILAH.COM, Makassar- Ketua DPP Partai Demokrat Djafar Hafsah menegaskan
bahwa Presiden SBY tidak akan melakukan reshuffle kabinet. Apalagi dikaitkan dengan hasil akhir Paripurna Hak Angket Century.


Diungkapkan, meski partai koalisi tidak mendukung Partai Demokrat yang mengusung opsi A, tapi Presiden SBY tidak akan melakukan reshuffle.

Bukan Presiden yang melakukan reshuffle. Tetapi menterinya sendiri yang akan mengundurkan diri, karena tidak tahan dengan Demokrat yang terlalu banyak maunya, kata Djafar saat berbincang dengan wartawan di Makassar, Sabtu malam (13/3).

Menurut Ketua Fraksi Partai Demokrat ini, partai-partai koalisi pemerintah tetap akan dievaluasi. Saat itu, jika mereka sudah merasa tidak nyaman dengan Demokrat, mereka
akan menarik diri. Sekaligus, partai koalisi itu akan menarik menterinya.

Tentang evaluasi menteri, Djafar menyatakan bahwa itu penting untuk melihat efektivitas, jalan atau tidaknya koalisi.

Ia menjelaskan, saat ini banyak pertanyaan tentang partai yang suka berbicara apa saja. Seolah-olah, Demokrat tak memiliki kebaikan lagi.

Mereka tanya, bukannya itu partai koalisi Demokrat kan? Yah, itu anehnya, sudah selingkuh masih saja mau berkoalisi dengan
kita! imbuhnya.

Ditambahkan, dalam waktu dekat akan terjadi evaluasi terhadap partai-partai koalisi pemerintah.[ims]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.