inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Situs Porno Belum Boleh Parkir

Headline
istimewa
Oleh:
Minggu, 14 Maret 2010 | 13:01 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Situs berisi pornografi belum bisa memarkirkan barang dagangnya di alamat yang diinginkan. Badan pengawas internet global menunda keputusannya sampai Juni.

Dewan Internet Corporation for Assigned Names and Numbers atau ICANN, membutuhkan 70 hari konsultasi untuk menunjuk sebuah domain yang dapat membantu orangtua memblokir akses ke situs-situs porno.

Namun begitu penggunaan akhiran ". Xxx" akan sukarela, dan tidak akan menjauhkan 100% anak-anak di bawah umur.

Pendukung ". Xxx" telah mengajukan proposal sebagai cara agar industri hiburan dewasa itu membersihkan tindakannya, meskipun beberapa situs porno khawatir pemerintah akan tidak akn memberikan mandat termasuk kelompok agama yang tidak akan melegitimasi situs porno.

Yang skeptis juga cenderung menilai situs porno akan mempertahankan tokonya yang sudah ada menggunakan ". Com", bahkan ketika mereka mendirikan toko baru dengan ". Xxx". Hasilnya memberikan orang lebih banyak cara untuk menemukan pornografi online.

ICM Registry LLC pertama kali mengajukan ". Xxx" pada 2000, dan ICANN telah tiga kali menolaknya. Tapi panel luar bulan lalu mempertanyakan penolakan dewan pada tahun 2007, mendorong dewan untuk membuka kembali pembahasan.

"Ada banyak isu-isu kompleks," kata CEO ICANN Rod Beckstrom, tanpa menjelaskan lebih lanjut. [ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.