INILAH.COM, Jember - Pengurus Muhammadiyah di semua jajaran siap membantu kepolisian dan pemerintah, untuk memerangi terorisme. Muhammadiyah meminta kekuatan lunak mulai digunakan untuk memberantas terorisme.
Hal ini dikemukakan Ketua Umum Muhammadiyah Din Syamsudin, di sela-sela peresmian kantor Pengurus Daerah Muhammadiyah Jember, Minggu (14/3). "Terorisme harus kita perangi, harus kita basmi. Pemerintah perlu pendekatan-pendekatan baru," katanya.
Menurut Din, pendekatan yang digunakan pemerintah selama ini tidak bisa memotong akar tunjang terorisme. Saatnya menggunakan pendekatan lunak (soft power). Dalam hal ini, pemerintah perlu mengajak masyarakat dan organisasi kemasyarakatan.
Muhammadiyah telah melakukan dakwah untuk menegaskan terorisme merupakan musuh agama. "Tapi kita kan tidak tahu siapa itu kaum teroris. Kalau bisa kepolisian memberi kita data informasi siapa-siapa yang diindikasikan teroris," ujarnya. [beritajatim.com/bar]