INILAH.COM, Jakarta - PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) akan memberikan informasi tambahan terkait penjualan 90,76% saham PT Matahari Department Store ke CVC Capital, sebagai syarat RUPS.
Direktur MPPA, Danny Kojongian mengatakan, Badan Pengawas Pasar Modal Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) meminta MPPA untuk memberikan tambahan keterbukaan informasi kepada publik, terkait penggunaan dana dan strategis bisnis ke depan. "Secara keseluruhan Bapepam-LK akan mengijinkan RUPS, tapi sebelum itu kita harus memberikan tambahan keterbukaan informasi," ujar Danny.
Lebih lanjut ia mengatakan, perseroan berharap bisa memberikan tambahan keterbukaan informasi secepatnya Senin (15/3) atau paling lambat Rabu (17/3). MPPA pun tinggal menunggu lampu hijau dari Bapepam-LK untuk mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). "Bila semua sudah oke, sebelum akhir Maret kita akan menggelar RUPS," tambah Danny.
Saat ini perseroan fokus untuk meningkatkan bisnis hypermarket. Danny menuturkan, bila sebelumnya perseroan rata-rata membangun 7-8 hypermarket, maka perseroan akan membangun 10 hingga 15 hypermarket setiap tahun.
Seperti diketahui, MPPA menjual sekitar 90,76% saham MDS kepaa CVC Capital Partners. Harga penawaran saham MDS sekitar Rp2.705,33 per lembar saham dengan total transaksi sekitar Rp7,2 triliun. Dari transaksi tersebut, MPPA memperoleh dana tunai sekitar Rp5,3 triliun. [mre/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !