inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

PM Cina Tolak Tekanan Asing Mengontrol Yuan

Headline
Wen Jiabao - istimewa
Oleh: Mosi Retnani Fajarwati
Minggu, 14 Maret 2010 | 17:00 WIB
INILAH.COM, Beijing - Perdana Menteri Cina menegaskan nilai tukar yen akan tetap stabil dan menolak tekanan asing mengontrol nilai tukar yuan.

Perdana Menteri Cina Wen Jiabao berjanji untuk melakukan reformasi terhadap kontrol mata uang yuan, namun belum memberikan kepastian waktunya.

Washington dan partner trading Cina lainnya menekan Beijing untuk menerima solusi mereka dalam mengontrol nilai tukar yuan atau biasa dikenal dengan reminbi, agar tidak anjlok. Hal ini akan menyebabkan ketimpangan harga bagi para eksportir dan akan membukukan surplus yang melambung.

Beberapa pembuat kebijakan AS dan asosiasi perdagangan meminta Kongres untuk menerapkan beban tarif tambahan pada barang-barang Cina, jika Beijing gagal mempertahankan nilai tukar yuan. Para kritikus mengatakan, nilai tukar yuan telah undervalued lebih dari 40% terhadap dolar AS. "Kami akan terus melanjutkan reformasi terhadap nilai tukar renmimbi serta akan membuat renmimbi stabil pada level yang sesuai dan seimbang," ujar Wen.

Cina menghadapi tekanan terhadap yuan sehingga berpotensi memicu kenaikan inflasi dan faktor ekonomi lainnya. Kuatnya nilai tukar juga menolong Beijing mempertahankan keadaan ekonomi, dengan memicu daya beli konsumen dan mengurangi ketergantungan terhadap ekspor serta investasi.

Para analis berharap, Beijing akan terus membiarkan yuan menguat terhadap dolar AS tahun ini. Namun, mereka meramalkan kenaikan yuan tersebut tidak lebih dari 5% untuk tahun ini, yang tidak akan menyebabkan perubahan dramatis terhadap defisit perdagangan AS serta Eropa. [mre/cms][[indosat]]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.