INILAH.COM, Aceh - Selain menembak mati dua teroris di Aceh, Densus 88 berhasil menangkap hidup-hidup 6 anggota teroris.
Penangkapan itu sendiri sempat diwarnai kontak senjata di kawasan dekat Mapolsek Leupung, Jumat (12/3).
Informasi yang dihimpun, dua anggpta teroris yang tertembak tersebut tadinya bergabung dengan 6 temannya. Mereka berusaha kabur dari kawasan pegunungan dengan menumpang kendaraan umum.
Namun keberadaan mereka terendus aparat. Dalam sweeping di depan Mapolsek Leupung, Aceh Besar, Densus 88 berhasil melumpuhkan mereka dalam sebuah kontak senjata.
Usai kontak senjata, disita barang bukti berupa 3 pucuk senjata jenis M 16, 2 pucuk AK, 15 magazine, ratusan butir peluru, 2 senter serta satu pucuk pistol Glog kepunyaan almarhum Boas, anggota Densus 88 yang tewas saat penggerebekan di Lamkabeu, Seulimum, Kamis (4/3).
Parat teroris itu diketahui naik kendaraan L-300. Semua barang bukti yang ada, ditemukan di dalam mobil L-300 tersebut.
Keenam anggota teroris yang tertangkap hidup-hidup, diamankan ke Polda Aceh dengan pengawalan ketat.[*/ims]