inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

HTI Keluarkan Fatwa Haram Terima Obama

Headline
beritajatim.com
Oleh:
Minggu, 14 Maret 2010 | 20:01 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Hizbut Tahrir Indonesia melalui pernyataan sikapnya menegaskan, dalam pandangan hukum syar'i, haram hukumnya menerima kedatangan Presiden Amerika Barrack Obama sebagai tamu kehormatan.

Dalam pernyataan sikap HTI dan para ulama di gedung Balai Pustaka, Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Ketua HTI, Rohmat S Labib, menegaskan alasan fatwa haram tersebut.

Pertama, dari segi politik kedatangan Obama pasti membawa agenda jahat, di antaranya keinginan Amerika menjadikan Indonesia sebagai pangkalan militer.

"Kami menolak kedatangan Obama karena dia adalah Presiden sebuah negara penjajah. Indonesia yang anti penjajahan harusnya menolak Obama sebagai tamu kehormatan, karena secara ekonomi sudah jelas Amerika menjajah Indonesia dengan menyedot sumber daya alam kita," ujar Rohmat.

Hanya saja, menurut Rohmat, di Indonesia, Amerika tidak melakukan kekerasan seperti yang mereka lakukan di negara-negara lain. Tapi tidak menutup kemungkinan Amerika akan menyerang Indonesia suatu saat.

"Kedua, terhadap orang yang baru diduga teroris, pemerintah kita sudah menembak mati. Tetapi teroris besar seperti Obama justru diterima sebagai tamu kehormatan. HTI dan para ulama sepakat bahwa haram hukumnya menerima kedatangan Obama," tegas Rohmat.

Rahmat menyatakan akan menggelar demonstrasi besar-besaran di Jakarta, dan di beberapa daerah, sebelum kedatangan Obama.[*/ims]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
3 Komentar
Obama @ Senin, 22 Maret 2010 | 20:12 WIB
Terima kasih komentar temen-temen beserta antek-antekku. bener, jangan kaya HTI yang menolak. Saya datang kan mau memperpanjang kontrak eksploitasi kekayaan indonesia, kekayaan indonesia sudah saya keruk biar anak cucunya nggak kebagian sampai 7 turunan. yang kedua saya mau minta dukungan dari umat islam di indonesia karena umat islam di timur tengah juga saya bunuhi. Sip antek2 lawan terus HTI sampe titik darah kalian yang terakhir, selamat berjuang!!!
badrun @ Senin, 15 Maret 2010 | 14:46 WIB
saya khawatir semakin banyak fatwa justru membuat umat kian bebal. yang jelas MUI mengeluarkan fatwa haram rokok butuh waktu lama dan mengundang berbagai pakar. lantas apa landasan HTI dgn fatwa di atas?
ika @ Senin, 15 Maret 2010 | 09:54 WIB
kalo dengan fatwa itu trus semua persoalan jadi selesai ya...silahkan saja,dan kalo bicara "kemungkinan"amerika bisa menyerang Indonesia sebagaimana dulakukan thd negara lain, itukan kemungkinan,artinya kemungkinan juga orang jahat berubah jadi baik,toh selama di dunia kemungkinan sangat banyak dan tidak hanya satu sisi,pun demikian kita kembalikan ke masing-masing pihak untuk menilainya...
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.