INILAH.COM, Jakarta Rumor politik terkait dinamika yang berujung bongkar pasang personel partai hingga pergantian menteri mengitari pasca voting di sidang paripurna kasus Bank Century, 3 Maret lalu. Bagaimana sebenarnya?
Rumor beredar di publik perihal memanasnya kondisi politik di internal PPP dan Partai Golkar. Seperti munculnya informasi pergantian menteri, pergantian pucuk pimpinan fraksi, hingga mengarah kepada kondisi fisik pimpinan partai politik.
Di PPP rumor itu banyaknya segudang. Seperti perihal pergantian posisi Menteri Agama dari Suryadharma Ali yang akan digantikan Muhaimin Iskandar, ketua umum DPP PKB. Pergantian itu merupakan ganjaran atas pilihan PPP yang menjatuhkan pada opsi C saat voting di sidang paripurna DPR 3 Maret lalu.
Tidak hanya itu, dikabarkan pula perihal jatuh sakitnya Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali akibat sikap mbalelo anak buahnya di DPR. Akibatnya, penampilan fisik Suryadharma Ali terlihat tampak lebih kurus dibanding sebelumnya.
Tidak kalah gentingnya perihal rumor pergantian Ketua Fraksi PPP Hazrul Azwar. Pergantian ini juga ganjaran atas ketidakcakapan Hazrul dalam mengendalikan anak buahnya di fraksi PPP DPR.
Merespon ragam rumor liar terkait elit PPP, Wakil Ketua Umum DPP PPP Chozin Cumaedy menepis semua rumor yang menimpa PPP. Sedangkan terkait sakitnya Suryadharma Ali, Chozin membenarkannya.
"Iya. Pak Surya memang sakit, sempat rehat dua hari. Tapi itu disebabkan karena capek. Dua anak beliau terkena demam berdarah, mungkin beliau kecapekan wira-wiri dari Kementerian Agama lalu ke DPP dan ke rumah sakit. Jadi tidak ada kaitannya dengan Century, ujarnya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Jumat (12/3).
Soal pergantian pimpinan fraksi PPP, Chozin juga membantahnya. Menurut dia, tidak ada agenda untuk melakukan pergantian pimpinan Fraksi PPP. Menurut dia, keputusan politik PPP sudah diambil di DPR dan saat ini diserahkan melalui proses hukum kepada penegak hukum.
"Jadi saya tegaskan tidak ada pergantian pimpinan Fraksi PPP. Karena keputusan politik sudah diambil di DPR, tegasnya.
Bantahan serupa juga ditegaskan Chozin perihal rumor pergantian Suryadharma Ali dari posisinya yang digantikan Muhaimin Iskandar. Menurut dia urusan menteri adalah hak prerogatif presiden. Namun ia yakin tidak ada pergantian menteri sebagaimana dirumorkan.
"Kalau menteri itu hak prerogatif presiden. Tapi saya yakin tidak ada pergantian itu. Karena SBY orang arif yang memiliki pandangan luas dan sosok negarawan. Tidak mungkin masalah Bank Century terus langsung reshuffle, ujarnya optimistis.
Mengomentari fenomena kisruh partai politik pasca kasus Bank Century, pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Bachtiar Effendi menilai hal itu disebabkan karena kepemimpinan partai politik yang tidak kuat, politik menjadi sangat pragmatis, dan magnit kekuasaan tertumpu pada SBY.
Parpol lawan konflik, kecuali di Partai Demokrat, PKS, dan PDIP. Tidak ada kepemimpinan partai politik yang kuat, tegasnya dalam diskusi Masa Depan Koalisi Paska Pansus Century di Kantor Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC), Jakarta, Jumat (12/3).
Selain itu, menurut Bachtiar, intensif mikro jangka pendek menjadi pilihan politik para pelaku politik khususnya di DPR. Akibatnya, Bachtiar menilai, kondisi ini membuat partai politik mudah sekali dipecah belah. Tidak ada ideologi mengikat. Yang ada kemenangan intensif mikro jangka pendek, ujarnya. [habis/mor]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !