inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Obama Tiba, Bandara Bali Tutup 1 Jam

Headline
Barack Obama - istimewa
Oleh:
Minggu, 14 Maret 2010 | 21:50 WIB
INILAH.COM, Denpasar - Selama satu jam seluruh aktivitas di Bandara Udara Ngurah Rai Bali dipastikan ditutup. Itu pun jika rencana kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama ke Indonesia pada 21 Maret mendatang benar terjadi.

"Sebelum Air Force One mendarat, bandara akan kami tutup dari semua aktivitas penerbangan selama 30 menit, demikian juga setelah mendarat," ujar Asisten Manajer Hubungan Masyarakat PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional Ngurah Rai Mochamad Dimyati di Tuban, Kabupaten Badung, Minggu (14/3).

Hingga saat ini, kepastian kehadiran Obama dan Ibu Negara Amerika Serikat, Michelle Obama, dan kedua putrinya, Malia dan Sasha, di Bali memakai Air Force One, belum bisa diperoleh. Yang baru bisa dipastikan adalah Obama akan berkunjung dalam kunjungan kenegaraan resmi ke Indonesia pada 21 Maret mendatang untuk kemudian ke Australia.

Menurut prosedur pengamanan kehadiran kepala negara atau kepala pemerintahan negara sahabat, maka wilayah udara satu bandar udara nasional akan dinyatakan tertutup sementara dari semua aktivitas penerbangan.

Hal itu dilakukan beberapa saat menjelang pesawat terbang yang mengangkut rombongan mendarat dan beberapa saat setelah hal itu terjadi. Prosedur lain adalah pengeluaran catatan kepada penerbang (notice to airmen-notam) ke semua operator penerbangan komersial dan militer di bandar udara atau pangkalan udara TNI-AU bersangkutan.

"Biasanya memang ada tim dari tingkat nasional yang memutuskan langkah pengamanan ini. Kami siap saja melakukan kebijakan soal ini. Namun kami sendiri belum mendapat kejelasan soal saat tepat kedatangan Obama di Bali," katanya.

Selama berada di wilayah udara dan darat nasional, pesawat terbang khusus kepresidenan Amerika Serikat dari jenis Boeing B-747-400 bernomor registrasi 8400 dengan kode udara Air Force One, akan mendapat pengawalan khusus dari pihak Indonesia bekerja sama dengan pasukan pengamanan presiden Amerika Serikat.

Menurut prosedur operasi pengamanan dari pihak Dinas Khusus Amerika Serikat (US Secret Service), beberapa hari sebelum Air Force One mendarat di suatu lokasi, maka pesawat terbang transpor militer tipe C-17 Globemaster III terlebih dahulu mendarat.

Di dalam tubuh pesawat transpor berat itu dimuat berbagai hal. Yakni, mulai dari beberapa tim pendahulu US Secret Service, peralatan pendukung, sejumlah anjing pelacak, mobil pengawal melekat, hingga dua mobil khusus kepresidenan Amerika Serikat dari tipe Cadillac deVille yang sering dijuluki The Beast.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso di Jakarta menyatakan Indonesia sangat siap mengamankan kunjungan resmi Obama ke Indonesia. "Berbagai langkah tengah disiapkan dengan dukungan dari Kepolisian Indonesia," katanya.

Sesuai dengan undang-undang yang berlaku, pengamanan presiden serta wakil presiden Indonesia dan keluarganya, sebagaimana halnya dengan kepala pemerintahan dan kepala negara yang sedang berkunjung secara resmi ke Indonesia, menjadi tugas dan tanggung jawab TNI.

Berbagai latihan anti teror tunggal permatra TNI dan Kepolisian Indonesia hingga gabungan dalam berbagai skenario dan lokasi kejadian telah dilaksanakan. Berbagai penyempurnaan prosedur, langkah, dan inventarisasi alat yang diperlukan untuk itu masih dilaksanakan pihak TNI dan Kepolisian Indonesia. [*/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.