INILAH.COM, Turin - Tragis, unggul 3-0 saat laga baru berjalan sepuluh menit, Juventus harus puas berbagi satu angka setelah Siena mampu menyamakannya memanfaatkan 80 menit pertandingan tersisa.
Juventus langsung menyerang di babak pertama di Olimpico, dan terlihat akan mengadakan pesta gol setelah tiga kali merobek jala Siena saat pertandingan baru berlangsung 10 menit.
Alessandro Del Piero mencetak gol pembuka pada menit kedua memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Mohammed Sissoko yang dimentahkan kiper Gianulca Curci.
Bomber veteran itu langsung mencetak gol kedua tiga menit kemudian, dengan skenario yang hampir sama. Kali ini, Del Piero memanfaatkan bola muntah tendangan Claudio Marchisio yang diblok pemain bertahan Siena.
Siena terlihat tak memiliki harapan lagi setelah tendangan keras Antonio Candreva dari luar kotak penalti kembali mengoyak jala Curci.
Namun Siena membuktikan bahwa mereka adalah tim bermental baja. Pada menit ke 16, Massimo Maccarone mencetak gol balasan pertama melalui tendangan dari luar kotak penalti, yang gagal dihalau kiper Antonio Chimenti.
Laga babak pertama usai, Juventus masuk ruang ganti dengan penuh percaya diri karena unggul 3-1 atas lawannya.
Pelatih Alberto Malesani menunjukkan kualitasnya sebagai motivator handal, karena Siena bermain lebih percaya diri di babak kedua dan langsung mencetak gol satu menit setelah laga babak kedua dimulai.
Menyambut bola muntah tendangan Maccarone yang membentur mistar gawang, Abdelkader Ghazzai berhasil mengoyak jala Chimenti dan memperkecil ketinggalan menjadi 3-2.
Siena akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke 74. Kali ini Ghazzai mencetak gol lewat titik putih setelah Maccarone dilanggar di kotak penalti.
Gol Ghazzai tersebut menghapus tiga poin yang sudah berada di depan mata Juventus. Kedua tim harus puas dengan satu poin setelah tak ada gol tambahan tercipta hingga wasit Carmine Russo mengakhiri laga.
Dengan satu poin, Juve masih terpaku di posisi kelima dengan 45 poin dari 28 laga. Sementara Siena dengan 22 poin dari 28 laga tetap tenggelam di papan bawah klasemen.
Pada pertandingan lainnya, niat AS Roma menyusul AC Milan di peringkat dua gagal setelah hanya bermain imbang 3-3 melawan Livorno.
Ketiga gol Livorno dicetak Cristiano Lucarelli, sementara tiga gol Roma dicetak Simone Perotta, Luca Toni, dan David Pizarro. Hasil akhir bisa berbeda seandainya Pizarro tidak gagal mengeksekusi penalti pada akhir babak pertama.
Tambahan satu poin tak cukup membawa Roma beranjak dari peringkat ketiga dengan 53 poin dari 28 laga. Giallorossi tertinggal dua poin dari Milan yang baru akan berlaga dini hari nanti.[boy]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !