INILAH.COM, Jakarta - Setelah diundurkan jadwalnya, kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama semakin marak di tolak. Penolakan kedatangan Presiden Amerika ke-44 bahkan sudah difatwa haram.
Forum Umat Islam (FUI) menyatakan dengan tegas dan keras menolak kedatangan Obama ke Indonesia. Menurut FUI, sebagai presiden Amerika, Obama adalah figur yang paling bertanggung jawab terhadap jutaan umat Islam yang menjadi korban perang.
"Obama tak layak menginjakkan kakinya di tanah air umat Islam ini, karena tangannya masih berlumuran darah ratusan ribu umat Islam Afghanistan dan jutaan kaum muslimin di Irak," ujar jurubicara FUI M. Shodiq kepada INILAH.COM, Jakarta Senin (15/3).
Menurut FUI juga, Obama sama saja dengan Presiden Amerika umumnya yang gemar berperang. Bahkan FUI menyerukan agar mengusir kembai jika Obama datang.
"Obama tak ubahnya seperti Bush. Teroris berwajah bengis. Umat Islam Indonesia harus bersatu untuk menolak kedatangan Obama dan mengusirnya kembali jika ia datang," seru Shodiq lagi.
Hizbut Tahrir Indonesia melalui pernyataan sikapnya menegaskan, dalam pandangan hukum syar'i, haram hukumnya menerima kedatangan Presiden Obama sebagai tamu kehormatan. Sedangkan alasan fatwa haram tersebut, adalah pertama, dari segi politik kedatangan Obama pasti membawa agenda jahat, di antaranya keinginan Amerika menjadikan Indonesia sebagai pangkalan militer.
Kedua, terhadap orang yang baru diduga teroris, pemerintah kita sudah menembak mati. Tetapi teroris besar seperti Obama justru diterima sebagai tamu kehormatan. HTI dan para ulama sepakat bahwa haram hukumnya menerima kedatangan Obama. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !