inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Presiden Dipastikan Sulit Cari Calon Gubernur BI

Headline
Hary Azhar Azis - istimewa
Oleh: Rosdianah Dewi
Senin, 15 Maret 2010 | 09:27 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Lamanya Presiden menyerahkan nama-nama calon Gubernur Bank Indonesia (BI) diperkirakan akibat sulitnya mencari sosok yang terpercaya.

"Saya kira Presiden masih belum percaya siapa orang yang tepat untuk diharapkan memimpin BI," ujar anggota Komisi XI, Hary Azhar Azis kepada INILAH.COM, Senin (15/3).

Menurut Hary, sikap terlalu berhati-hati tersebut disebabkan karena kasus dana talangan Bank Century. Presiden ingin mendapatkan sosok yang tepat dan bertanggung jawab untuk menjabat sebagai Gubernur BI.

"Apalagi sejak keputusan DPR atas kasus Bank Century, ekspektasi masyarakat meningkat agar figur yang pimpin BI lebih transparan dan makin bertanggungjawab ke depan," tuturnya.

Selanjutnya Hary menuturkan, DPR sudah meminta Presiden mempercepat pengajuan calon Gubernur BI karena dikhawatirkan berkembang menjadi wilayah spekulasi baru.

Namun saat ditanya siapa calon kuat Gubernur BI, Hary enggan berkomentar. Menurutnya, hal tersebut masih harus menunggu calon-calon yang diajukan Presiden. "Biarlah Presiden ajukan dulu nama-nama calon itu, sebab sekarang masih wilayah kewenangan Presiden. Nanti setelah diajukan Presiden, baru menjadi kewenangan kami di DPR untuk memilih atau menolak calon-calon yang diajukan itu," pungkasnya. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.