INILAH.COM, London Jose Mourinho mengancam Carlos Ancelotti jelang laga krusial Inter Milan melawan Chelsea di babak 16 besar Liga Champions, Selasa (16/3). Mourinho menganggap dirinya raja di Stamford Bridge.
Inter hanya membutuhkan hasil imbang pada laga kedua babak 16 besar di Stamford Bridge setelah meraih kemenangan 2-1 pada laga pertama di Giuseppe Meazza, dua pekan lalu.
Mourinho semakin yakin Inter bisa lolos ke perempatfinal dengan mengkandaskan Chelsea setelah memiliki kenangan indah di Stamford Bridge. The Special One menegaskan bahwa dirinya adalah Raja Stamford Bridge.
Semua orang tahu, Mourinho tidak pernah kalah di Stamford Bridge. Rekor saya tidak terkalahkan. Itu masa yang luar biasa, kami (Chelsea) begitu kuat untuk waktu yang lama, ujar Mourinho seraya mengingat kembali masa-masa ketika masih melatih Chelsea.
Pelatih 47 tahun kemudian mengatakan, Saya tidak merasakan reaksi dari suporter. Saya akan duduk di sana dan memainkan pertandingan saya. Tapi, saya tidak bisa memungkiri kalau Chelsea sangat penting dalam bagian hidup saya.
Rekor Mourinho di Stamford Bridge selama tiga tahun melatih Chelsea memang luar biasa. Pelatih asal Portugal tersebut tidak pernah kalah di Stamford Bridge selama tiga tahun di Liga Primer.
Bukan hanya rekor Mourinho bukan hanya dimulai di Chelsea. Faktanya, Mourinho tidak pernah kalah di kandang di liga mana pun dia melatih sejak 23 Februari 2002 saat dirinya masih melatih FC Porto dan hingga kini di Inter Milan.
Sebaliknya, rekor Ancelotti hanya bertahan delapan bulan setelah Chelsea dikalahkan Manchester City 2-4 di Stamford Bridge.[bow]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !