Selasa, 29 Mei 2012 | 02:49 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Tong Sampah Raksasa di Ancol Masuk Muri
Headline
inilah.com/Agung Rajasa
Oleh:
web - Senin, 15 Maret 2010 | 10:34 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Dua tempat sampah raksasa setinggi tiga meter yang dibuat peserta acara "Do Better for Earth" yang digelar World Wildlife Foundation (WWF)-Indonesia di Ancol, Jakarta Utara, masuk dalam rekor Museum Rekor Indonesia (Muri).

Siaran pers WWF-Indonesia yang diterima, Senin (15/3), menyebutkan piagam penghargaan MURI untuk rekor itu bertajuk "Replika Tempat Sampah Terbesar Pertama untuk Sampah Basah dan Sampah Kering".

Piagam penghargaan MURI tersebut telah diberikan oleh Manajer MURI Ngadri kepada Ketua Dewan Pembina WWF-Indonesia Tati Darsoyo di Jakarta, Jumat (12/3). Selanjutnya, WWF-Indonesia secara simbolis menyerahkan tempat sampah tersebut kepada Direktur PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Winarto.

Acara "Do Better Earth for Earth" digelar untuk mengapresiasi pendukung WWF-Indonesia dan menyerukan masyarakat untuk berbuat lebih baik untuk bumi.

Direktur Marketing dan Komunikasi WWF-Indonesia Devy Suradji mengatakan, penghargaan tersebut merupakan simbol bagi semua pihak dalam masyarakat untuk senantiasa menjaga lingkungan.

Sedangkan bagi pihak manajemen Ancol, Winarto mengemukakan, hal ini merupakan wujud kepedulian dalam memberikan edukasi dan menanamkan nilai-nilai hijau kepada pengunjung dengan semangat "Let's Be Clean and Green".

Menurut dia, Ancol sebagai Taman Impian menjadi kawasan wisata yang tidak hanya menyajikan berbagai wahana menarik, tetapi sekaligus memberikan edukasi terhadap pentingnya membangun lingkungan yang kondusif bagi pengembangan ekosistem dalam pemeliharaan lingkungan hidup.

"Harapan kami, kedua tempat sampah raksasa ini akan memberikan inspirasi kepada kita semua, terutama generasi muda terhadap arti penting mewujudkan sebuah kepedulian lingkungan. Kesadaran ini hanya akan terealisasi ketika kita memulai dari diri kita sendiri, yang sebenarnya dapat diawali dari hal sederhana seperti memilah sampah," kata Winarto.

WWF adalah organisasi konservasi global yang independen atau mandiri dan didirikan pada tahun 1961 di Swiss, dengan hampir 5 juta pendukung dan memiliki jaringan yang aktif di lebih dari 100 negara termasuk Indonesia. [*/bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.