INILAH.COM, Jakarta - Lewat persidangan terdakwa Dudhie Makmun Murod, Majelis Hakim juga menelusuri aliran cek perjalanan yang diduga diterima politisi PDIP almarhum Aberson M Sihaloho, sebesar Rp 500 juta. Terungkap, pencairan cek dilakukan oleh keluarga Aberson.
"Saya dikasih satu-persatu oleh suami saya untuk dicairkan. Seingat saya ada tujuh lembar (Travellers Cheque) waktu itu untuk biaya pengobatan suami," sebut Leny Sihaloho, istri almarhum di pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (15/3).
Masih cerita Leny, satu lembar cek dimana senilai Rp 50 juta itu diberikan oleh suami tanpa dia menanyakan asalnya dari mana. Aberson kepada dirinya hanya mengatakan uang itu adalah sumbangan teman-temannya.
"Saya pusing tidak punya uang sampai mau jual aset. Tapi kata suami tidak usah karena ada sumbangan dana dari teman dan memberikan itu (TC)," ujar Leny.
Selain Leny, sebanyak dua lembar TC BII senilai Rp100 juta dicairkan oleh keponakan Leny, Yora Lovita Ehaloho.Yora mengaku, dirinya dimintai tolong Eberson untuk mencairkan cek juga untuk keperluan pengobatan.
Diaku Yora, cek pertama dicairkan di BII Capem Kemang dengan menggunakan KTP pembantu rumah tangganya, Inah Ardianti dengan alasan saat itu tidak membawa KTP. Sementara cek ke dua dicairkan atas nama dirinya sendiri di Bank BII capem Warung Buncit.
Yora membantah maksud pencairan dengan mengatasnamakan identitas pembantunya untuk menghilangkan jejak. "Tidak Bu, saat itu saya memang tidak membawa KTP. Kalau maksud tidak terlacak, kan cek kedua atas nama saya sendiri," tandasnya.
Sementara sisa cek yaitu sebesar Rp 50 juta, ternyata diberikan Aberson kepada adiknya, Kardin Sihaloho di kantornya di DPR RI. Sama seperti Leny dan Yora, Kardin juga tidak menanyakan cek itu berasal dari mana dan berkaitan dengan apa.
"Saya tidak nanya itu dari mana. Begitu dikasih saya langsung meninggalkan ruangan karena saya takut kakak saya berubah pikiran dan minta lagi cek itu," pungkasnya. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !