inovasi portal berita
Selasa, 7 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,998.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Awal Pekan, IHSG Berbalik Menguat

Headline
inilah.com/Wirasatria
Oleh: Ahmad Munjin
Senin, 15 Maret 2010 | 12:41 WIB
TERKAIT
INILAH.COM, Jakarta Setelah berkubang di zona merah di awal perdagangan, Senin (15/3), IHSG berhasil berbalik arah dan menguat pada penutupan sesi pertama. Tekanan berasal dari koreksi saham BUMI dan TLKM.

Pada perdagangan Senin (15/3) sesi siang, IHSG ditutup naik 11,43 poin (0,43%) ke level 2.677,94. Indeks saham unggulan LQ45 juga turun 2,20001 poin (0,42%) ke level 522,07.

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia masih cukup ramai dengan volume transaksi tercatat mencapai 2,234 miliar lembar saham, senilai Rp1,288 triliun dan frekuensi 48.447 kali. Sebanyak 90 saham menguat, sedangkan 68 saham melemah, dan 73 saham stagnan.

Mayoritas sektor saham berkontribusi pada penguatan indeks hari ini kecuali infrastruktur, pertambangan, dan industri dasar. Sektor keuangan menjadi motor pergerakan indeks 1,16%, konsumsi 0,83%, properti 0,47%, perdagangan 0,45%, manufaktur 0,34%, perkebunan 0,34%, dan aneka industri 0,10%.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) mendominasi pasar dengan nilai transaksi hingga Rp105,7 miliar. Posisi ini mengalahkan mengalahkan PT Bumi Resources (BUMI) dengan nilai transaksi Rp87 miliar.

Budi Ruseno, Direktur Bhakti Capital Securities memperkirakan pergerakan indeks hingga penutupan sore nanti akan melemah terbatas seiring overbought-nya valuasi indeks. Indeks akan mengarah ke level support 2.640 dan 2.689 sebagai level resistance, katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Senin (15/3).

Overbought-nya valuasi indeks, setelah mengalami kenaikan tajam pekan lalu. Menurutnya, dalam empat hari pertama kenaikan indeks mencapai 4%. Karena itu, wajar jika secara teknikal indeks mengalami overbought sehingga mengalami koreksi hari ini, paparnya.

Di sisi lain, pergerakan market regional yang bergerak mixed to lower, juga memicu koreksi indeks domestik. Indeks Dow Jones naik, tapi Nasdaq turun. Sebab, pemicunya pun menunjukkan angka yang variatif.

Meski, data retail sales AS sendiri memang naik 0,3%, tapi di sisi lain, Consumer Confidence Index di negara adidaya itu turun dari 73,6 menjadi 72,5. Di sisi lain, AS juga masih menunggu pengumuman The Fed terkait suku bunga acuan menjelang akhir bulan ini. Karena itu, indeks regional pun bergerak variatif cenderung melemah, imbuhnya.

Begitu juga dengan bursa Singapura yang naik, tapi indeks Hang Seng dan Nikkei turun. Harga komoditas pun turun. Harga minyak mentah dunia terkoreksi ke level US$81 dan harga batubara melandai ke level US$93 dari sebelumnya di level US$96 per metrik ton.

Lebih jauh Budi mengatakan, terbatasnya pelemahan indeks, dipicu oleh faktor libur Hari Raya Nyepi, Selasa (16/3) besok. Pelaku pasar banyak yang melakukan libur bahkan sejak Jumat (12/3) pekan lalu. Mereka baru akan kembali ke market pada Rabu (17/3) lusa. Karena itu, volume transaksi di bursa menjadi tipis, dan koreksinya pun jadi terbatas, ujarnya.

Di lain pihak, lembaga pemeringkat asing Standard & Poors kembali menaikkan rating utang luar negeri Indonesia dari BB- menjadi BB+. Karena itu, meski secara teknikal berpengaruh negatif, tapi kenaikan rating ini, menjadi sentimen positif sehingga menahan koreksi indeks lebih jauh. Koreksi ini hanya terbatas dan bersifat sementara, ucapnya.

Dalam kondisi ini, Budi menyarankan agar pelaku pasar benar-benar memilih saham-saham yang memang berfundamental baik. Pasar juga harus mengantisipasi corporate action dari masing-masing emiten dan pembagian dividen. Dia mencontohkan saham PT Astra Internasional (ASII), yang akan membagikan dividen sangat besar. Saham tersebut hari ini naik, meski market turun. Cermati saja, saham berfundamental baik, pungkasnya. [ast/mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.