INILAH.COM, Jakarta - Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), meminta kuota calon legislatif baik di tingkat pusat dan daerah sebesar 30%. Permintaan khusus kepada Dewan Pimpinan Pusat PPP ini disampaikan Ketua Umum GPK Syahrial Agamas.
"Yah diperhatikan lah generasi muda ini. Kalau saya berpendapat minta pada DPP PPP paling tidak GPK diberikan jatah calon legislatif sebesar 30%. Baik dari caleg pusat maupun wilayah," kata Ketua Umum GPK Syahrial Agamas usai pembukaan Rapat Pimpinan Nasional GPK di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Pusat, Rabu (23/7) malam.
Menurut pria yang juga anggota DPR dari F-PPP ini, Kuota 30% yang diharapkan ini agar GPK di daerah-daerah bisa bergairah lagi. GPK adalah garda terdepan dari Partai Persatuan Pembangunan dan memang bertanggung jawab dengan pemenangan suara untuk 2009.
"Yang berperang di bawah akar rumput ini adalah pemuda-pemuda ini," cetusnya
Syahrial menambahkan, GPK masih mencari formulasi agar GPK bisa bersama-sama dengan PPP. Dia pun menghimbau agar kader-kader GPK bisa masuk dalam komposisi partai. "Kalau perlu diletakkan di kepala legislatif. sebab kader-kader muda ini potensi semua," paparnya.
"Bapak Suryadharma Ali sudah tahu saya juga pernah ngomong-ngomong segala macam. perkara disetujui atau tidak, kita kan meminta, itu tergantung dari DPP sendiri. Alhamdulillah kalau DPP memberi. Kalau tidak kan ada tawar-menawar bisa dilakukan, karena saya partai banyak. Yah 25% lah," ujarnya
Menurut Agamas, jumlah armada GPK sendiri hampir sama dengan pengurus PPP. Kalau PPP 32 wilayah, GPK sudah mempunyai 28 wilayah se Indonesia dan 350 cabang. Pimpinan GPK ini juga merangkap Sekretaris partai propinsi maupun cabang.
"Kita meminta seluruh GPK cabang dan wilayah di Indonesia untuk mempressure PPP. Jangan gentar meminta kepada partai, jangan lesu darah, kita ngga mau nanti pemimpin PPP ini dibawah target. Apa yang ditargetkan Ketua PPP bahwa akan meraih target suara 15%. Kalau tidak cepat dan kerja keras pasti tidak akan mencapai target.
Syahrial menilai, pemilu 2009 adalah pemilu yang berat dengan peserta yang mencapai 34 partai. Untuk itu para pimpinan wilayah GPK jangan patah semangat untuk meraih suara 15%, harus bersama-sama dengan partai dari mulai dari DPC, DPW sampai PAC harus bersatu, sehingga mesin partai di daerah-daerah bisa berjalan.
"Kalau ngga repot, sebab dulu hanya 19 partai, sekarang sudah 34 partai," ujarnya
Menurutnya GPK bertanggung jawab dengan hasil perolehan suara PPP. sebab kalau sampai suara PPP turun, GPK harus bertanggung jawab kepada PPP, sebab kita ini bersama-sama PPP bangkit, GPK siap bangkit bersama-sama dengan PPP.
"Inilah seluruh pimpinan wilayah seluruh Indonesia saya undang untuk merapatkan barisan untuk konsolidasi pemilu 2009," ujarnya.[L6]