INILAH.COM, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap adanya pemusnahan terhadap miras atau barang ilegal sejenis lebih sering, agar Indonesia lebih aman.
"Kalau tiap minggu ada kanwil (kantor wilayah bea dan cukai) yang melakukan tindakan, saya yakin Indonesia makin aman," ujar Menkeu dalam jumpa pers 'Pemusnahan 65 ribu Botol MMEA Impor' di Jakarta Auction Center, Kemayoran, Senin (15/3).
Dalam pemusnahan botol minuman mengandung etil alkohol (MMEA) hari ini, Menkeu dengan potongan rambut lebih pendek menggunakan setelan kemeja berlengan lebar warna abu-abu dan celana bahan hitam, dilengkapi rompi dari Ditjen Bea Cukai.
Ia sudah beberapa kali hadir dalam pemusnahan sejenis. Sebelumnya, pada pekan lalu ia menghadiri penangkapan 44 kilogram shabu-shabu dan narkotika di Bandara Soekarno Hatta.
"Kedatangan saya sudah berkali-kali, ini memberi apresiasi dan perhatian dari depkeu terhadap prestasi dan kinerja dari bea cukai," ujarnya.
Selain itu, Menkeu menyatakan dukungannya terhadap kinerja bea cukai dalam mencegah kegiatan ilegal loging dan impor limbah B3, serta berbagai hal yang merusak ozon. "Berbagai prestasi maupun keberhasilan bea cukai membuat saya berbangga. Saya berharap bisa terus meningkatkan prestasi," paparnya.
Usai memberikan paparan, Menkeu pun beralih ke arena pemusnahan botol miras dan menaiki alat berat yang digunakan untuk menghancurkan botol-botol tersebut. [mre]