INILAH.COM, Jakarta - Hubungan militer AS-Indonesia yang menjadi salah satu agenda
pembicaraan Presiden SBY dengan Presiden Barack Obama, bergantung pada kesediaan
negara adidaya itu.
"Ada upaya dari pemerintah AS untuk normalisasi hubungan militer. TNI telah melakukan reformasi, itu faktanya. Kami sudah nyaman dengan reformasi ini," kata Menlu Marty Natalegawa usai menemui Wakil Menlu AS Bidang Asia Pasifik, Kurt Campbell, di Gedung
Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (15/3).
"Sekarang tinggal bagaimana sikap AS. Jika mereka menerima maka akan ada inisiasi.
Namun jika merasa harus ada yang ditindaki lebih lanjut, juga tidak apa-apa. Kita
tidak bisa memaksakan, biarkan semuanya mengalir," lanjutnya.
Hubungan militer AS dengan Kopassus terputus pada 1997. Ketika itu, pemerintah AS
mengeluarkan sebuah UU yang disebut Leahy Amandement yang melarang hubungan militer
dengan unit militer lain yang memiliki masalah pelanggaran HAM. [ast]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !