Selasa, 29 Mei 2012 | 02:51 WIB
Follow Us: Facebook twitter
'Selanjutnya Terserah Obama'
Headline
Barack Obama - yahoo.com
Oleh: Vina Ramitha
web - Senin, 15 Maret 2010 | 13:45 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Hubungan militer AS-Indonesia yang menjadi salah satu agenda
pembicaraan Presiden SBY dengan Presiden Barack Obama, bergantung pada kesediaan
negara adidaya itu.


"Ada upaya dari pemerintah AS untuk normalisasi hubungan militer. TNI telah melakukan reformasi, itu faktanya. Kami sudah nyaman dengan reformasi ini," kata Menlu Marty Natalegawa usai menemui Wakil Menlu AS Bidang Asia Pasifik, Kurt Campbell, di Gedung
Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (15/3).

"Sekarang tinggal bagaimana sikap AS. Jika mereka menerima maka akan ada inisiasi.
Namun jika merasa harus ada yang ditindaki lebih lanjut, juga tidak apa-apa. Kita
tidak bisa memaksakan, biarkan semuanya mengalir," lanjutnya.

Hubungan militer AS dengan Kopassus terputus pada 1997. Ketika itu, pemerintah AS
mengeluarkan sebuah UU yang disebut Leahy Amandement yang melarang hubungan militer
dengan unit militer lain yang memiliki masalah pelanggaran HAM. [ast]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.