INILAH.COM, Jakarta - Keinginan menampilkan pemimpin muda dalam Pemilu 2009 seharusnya disampaikan secara santun agar tidak menyinggung generasi pemimpin yang ada sekarang. Politisi muda diharapkan bersabar sebab tokoh-tokoh tua masih berpeluang untuk menjadi pemimpin.
"Marilah kita semua bisa untuk berpolitik secara santun, kita harus bisa menghormati semua aspek," kata pengamat politik Anies Baswedan kepada INILAH.COM, di Jakarta, Kamis (24/7).
Menurut Rektor Universitas Paramadina ini, adanya statement yang memojokkan kalangan tertentu tidak mencerminkan proses demokrasi seperti yang diharapkan. "Dalam demokrasi itu kan kita mendapatkan kesempatan yang sama dalam menyampaikan aspirasi atau ide bagi kebaikan bangsa," ujarnya.
Anies menegaskan, tokoh-tokoh lama yang akan bertarung kembali dalam Pilpres 2009 masih berpeluang untuk memimpin bangsa. Alasannya dari beberapa penelitaian yang dilaksanakan oleh lembaga peneliti, nama atau figur lama masih diinginkan masyarakat.
"Dari beberapa hasil survey yang ada nama tokoh lama masih dianggap mampu untuk menjadi pemimpin bangsa. Asalkan mereka memang mempunyai kapasitas untuk memimpin," jelasnya.
Menanggapi pernyataan Presiden PKS Tifatul Sembiring yang menyebut presiden di 2009 harus berumur di bawah 50 tahun, Anies mengatakan jika PKS sebaiknya bisa mencontoh sikap dari pendahulunya. "Saya rasa PKS harus meniru pak Natsir," pungkasnya.[L6]