Selasa, 29 Mei 2012 | 02:52 WIB
Follow Us: Facebook twitter
PBNU: Berantas Teroris Jangan Minta Imbalan ke AS
Headline
Hasyim Muzadi - inilah.com
Oleh: R Ferdian Andi R
web - Senin, 15 Maret 2010 | 14:32 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi mengatakan, pemberantasan terorisme yang gencar dilakukan Polri jangan sekadar untuk menyenangkan pemerintah Amerika Serikat (AS).

"Tapi untuk citra agama, kepentingan nasional dan kemanusiaan. Apalagi belakangan ada suara-suara yang mau minta hadiah dari pemberantasan terorisme mulai terdengar," ujarnya, kepada INILAH.COM di Jakarta, Senin (15/3).

Ia mengatakan, sikap itu hanya akan merendahkan martabat bangsa. Ia juga menilai, Amerika akan mencibir Indonesia bila mau menerima imbalan.

"Sungguh sifat cari muka, sifat inlander serta miderwaardigheit compleks harus segera kita tinggalkan demi martabat bangsa. Dan aparat keamanan harus kembali ke proses hukum dalam menangani terorisme sebagaimana dekade yg lalu agar indonesia lebih bermartabat," kata Hasyim.

Sementara itu juru bicara TNI Marsekal Muda TNI Sagom Tamboen mengatakan, penanganan terhadap terorisme baik yang dilakukan TNI maupun Polri sama sekali tidak berupaya untuk mencari muka atau menyenangkan pihak tertentu seperti pemerintah AS.

"Untuk apa kita capek-capek cari muka, menyenangkan hati pihak lain?," katanya.

Sagom mengatakan, TNI dan Polri benar-benar menjalankan tugas menangani terorisme sesuai prosedur yang berlaku, disesuaikan pola ancaman yang terjadi, bukan karena alasan lain termasuk untuk menyenangkan pihak AS. [*/mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.