INILAH.COM, Jakarta - Penyebab kebakaran pabrik sandal jepit merk Swallow, di Jl Kamal Raya No 34, Kali Deres, Jakarta Barat, Kamis (10/3) malam hingga Sabtu (13/3), diduga karena faktor kesalahan manusia (human error).
"Diduga karena human error. Awalnya fork lift (kendaraan pengangkut barang) ketika dinyalakan mesinnya mengeluarkan percikan api, kemudian menyambar ke bahan kimia yang berbahan karet," jelas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta, Paimin Napitupulu, saat dihubungi, Senin (15/3).
Posisi fork lift saat dinyalakan mesinnya, berada di gudang pabrik tersebut yang banya menyimpan bahan-bahan kimia dan material berbahan karet pembuat sandal jepit, yang mudah terbakar api.
Paimin menambahkan, dugaan itu baru hasil penyelidikan dari pihaknya, dan keterangan korban luka yang ketika peristiwa terjadi berada di lokasi. "Nanti dari kepolisian juga akan melakukan pnyeledikian," katanya.
Sementara itu, pagi ini petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI yang melakukan penyisiran korban di lokasi kebakaran, kembali menemukan tubuh yang telah menempel dengan bahan plastik dan karet. Korban tewas itu diketahui bernama Parngat, yang oleh Paimin dibenarkan bahwa korban pensiunan anggota pemadam kebakaran Jakarta Barat.
"Diketahui karena kunci loker, kunci motor, dan cincin yang berada di tubuhnya," imbuh dia. Parngat merupakan anggota keamanan bagian pemadaman api, di pabrik sandal jepit itu. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !