inovasi portal berita
Jumat, 10 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS
Ira Wibowo

"Terus Berkampanye"

Headline
Ira Wibowo - inilah.com/Abdul Rauf
Oleh: M. James, kontributor INILA
Kamis, 24 Juli 2008 | 00:04 WIB
INILAH.COM, Jakarta Siapa yang tidak sedih bila orang-orang yang dekat kita satu persatu meninggal karena terserang kanker . Hal itulah yang mendasari kegigihan Ira Wibowo mengajak perempuan Indonesia lebih peduli pada kesehatannya sendiri.

"Aku jadi terpukul dan berpikir, apa ini tidak bisa disembuhkan? Beberapa teman dekat dan saudaraku banyak yang meninggal karena penyakit kanker,"ujar istri dari Katon Bagaskara ini.

Sebagai Duta Kampanye 'Bantu Cegah Kanker Serviks Sekarang', Ira merasa punya kewajiban untuk terus menjelaskan bahwa kanker serviks adalah jenis kanker yang paling banyak menyebabkan kematian di kalangan perempuan, terutama di negara berkembang..

Berdasarkan World Cancer Report, dalam dua dekade mendatang, ada kenaikan kasus kanker sebanyak 50%. Pada tahun 2000 jumlahnya 10 juta kasus dimana 4,7 juta penderitanya adalah wanita. Tetapi pada tahun 2020, diperkirakan jumlah kasusnya menjadi 15 juta. Sementara itu, di Indonesia pada tahun 1992, kanker berada pada urutan enam sebagai penyakit ganas yang mematikan. Di antara penyakit-penyakit kanker, setiap tahunnya muncul sekitar 500.000 kanker serviks baru di dunia. Sebanyak 80% terjadi di negara berkembang dan 200.000 di antara penderita kanker serviks tersebut meninggal setiap tahunnya.

Selain itu, di Indonesia juga, sepanjang tahun 19881994, dari 10 jenis penyakit kanker, kanker serviks paling tinggi kasusnya, mencapai 26.200 kasus. Jenis kanker lainnya setelah kanker serviks adalah kanker payudara, kulit, nasofaring, kelenjar getah bening. ovarium, rektum, tiroid, jaringan lunak, dan kolon.

Berikut wawancara dengan INILAH.COM

Bagaimana anda melihat kesadaran mesyarakat terhadap kanker?
Saya tergugah melihat banyak masyarakat Indonesia yang belum aware terhadap penyakit ini. Padahal setiap harinya ada 15 ribu kasus kanker serviks baru dengan delapan ribu kematian.Setiap hari di Indonesia rata-rata terdapat 40 kasus kanker serviks, 20 diantaranya berujung pada kematian. Kematian itu seharusnya tidak perlu terjadi seandainya perempuan itu mau melakukan pap smear satu tahun satu kali.

Apa anda juga mengkampanyekan pap smear?
Iya. Soalnya banyak perempuan Indonesia yang tidak peduli dan tidak memeriksakan diri ke dokter kandungan. Salah satu alasannya karena menganggap tidak perlu memeriksakan diri karena tidak pernah mengalami tanda-tanda atau keluhan. Hal itu menyebabkan kanker serviks baru terdeteksi pada stadium akhir dan kemungkinan untuk sembuh sangat kecil

Saya akan terus berkampanye mengenai pencegahan kanker serviks, sebab sebenarnya kanker ini bisa dicegah kok, sehingga tidak menimbulkan kematian pada perempuan.

Lalu apa peran anda?
Sebagai wanita dan seorang ibu, saya merasa berkewajiban mengampanyekan sosialisasi pencegahan kanker serviks. Apalagi, penyakit ini menyerang perempuan di usia produktif. Paling tidak, kita harus memberi tahu orang-orang yang kita sayangi, ibu, kakak, adik, dan anak untuk sekarang juga memperhatikan kesehatan reproduksi agar terhindar kanker serviks,

Apakah anda juga berkampanye di lingkungan anda?
Tentunya. Selain menjaga kesehatan diri, sebagai ibu tentunya kita juga ingin memastikan kesehatan orang-orang yang kita cintai terjaga dengan baik. Jadi saya pikir alangkah baiknya kalau kita bisa menanamkan kesadaran mengenai pemeliharaan kesehatan sejak dini, Chika (putri sulungnya) itu rentan banget sama pergaulan sekarang. Salah satu penyebab kanker serviks kan gaya hidup berganti-ganti pasangan.
Saya nggak melarang anak saya pacaran, nanti jatuhnya backstreet, MBA (Married by Accident)deh, kan ngeri. Yang penting itu dikasih pegangan hidup. Sekarang aku sudah mulai mengajak teman-teman untuk mencegah kanker serviks, dengan cara periksa diri ke dokter dalam keadaan sehat dan jangan lupa pap smear. (E2)
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.