INILAH.COM, Jakarta - Pelaku pasar mulai melirik saham lapis kedua dan lapis ketiga untuk perdagangan saham. Diperkirakan saham lapis kedua dan ketiga tersebut berpotensi naik.
Hal itu disampaikan Vice President PT Valbury Securities Nico Omer J saat dihubungi INILAH.COM, Senin (15/3). "Saham bluechip sudah mendekat fair value. Pelaku pasar pindah ke saham lapis kedua dan ketiga," ujar Nico.
Ia mengatakan, saat indeks saham naik biasanya pelaku pasar akan memilih saham bluechip. Tapi saham bluechip sudah mendekati fair value sehingga pelaku pasar berpindah ke saham lapis kedua dan ketiga. "Saham lapis kedua dan ketiga memiliki potensi naik dan naik turunnya sangat mudah ditambah harga saham yang murah," kata Nico.
Nico mengingatkan, pelaku pasar yang melirik saham-saham lapis kedua dan ketiga diharapkan melihat fundamental perseroan.
Seperti diketahui, saham PT Bhakti Investama Tbk (BHIT) pada perdagangan 30 Desember 2009 sekitar 199 per lembar saham menjadi 920 per lembar saham pada perdagangan Senin (15/3) 2010 . Saham MPPA naik dari 880 pada perdagangan 30 Desember 2009 menjadi 1190 pada perdagangan Senin (15/3).
Saham PT Ramayana Lestari Tbk (RALS) naik dari 620 menjadi 990 pada perdagangan Senin (15/3), saham Bank Tabungan Negara (BBTN) naik dari 840 pada perdagangan 30 Desember 2009 menjadi 1060 pada perdagangan Senin (15/3). [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !