Minggu, 27 Mei 2012 | 17:30 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pelindo II Bidik Pasok BBM Non Pertamina
Headline
istimewa
Oleh: Makarius Paru
web - Senin, 15 Maret 2010 | 16:12 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pelindo II berharap ada pemasok BBM non Pertamina lantaran adanya penundaan tender pemasok BBU untuk Bunker milik Pelindo. Ini melanggar aturan Menteri BUMN.

Direktur Puskepi Sofyano Zakaria menilai jika pengunduran pembukaan penawaran tender pengadaan BBM di pelindo II Tanjung Priok ditunda untuk memberi peluang kepada pemasok bbm non bum.

Hal tersebut tersebut merupakan pembangkangan pihak pelindo II kepada Permen BUMN dan Surat Edaran Meneg BUMN soal Pedoman Umum Pelaksanaan Barang dan Jasa BUMN, katanya ketika dihubungi INILAH.COM, Jakarta, Senin (15/3).

Adapun peraturan Menteri BUMN tersebut sebagai berikut, Peraturan Menteri Negara BUMN nomor 05/MBU/2008 tanggal 3 September 2008 tentang Pedoman Umum Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa BUMN sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 2 ayat 4 dan Pasal 13 ayat 2 Permen tersebut sehingga tujuan Permen tersebut untuk memberdayakan BUMN bisa tidak tercapai akibat tidak dipatuhinya Permen tersebut.

Direktur Utama Pelindo II Richard Jose Lino ketika dihubungi terpisah oleh INILAH.COM, enggan memberikan jawaban atas indikasi kalau Pelindo II sengaja menunda pelaksaan tender untuk membuka peluang pemasok BBM lain selain Pertamina.

Urusan tender pengadaan BBM bukan urusan saya, tetapi secara prinsip semua ada prosedurenya. Termasuk kenapa ditunda, katanya. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.