INILAH.COM, Jakarta Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu (17/3) diperkirakan akan menguat. Aksi beli pelaku pasar atas rupiah dan pelemahan dolar AS menjadi pemicunya. Ariston Tjendra, periset dan analis PT Monex Investindo Futures memperkirakan pergerakan rupiah hari ini akan menguat. Secara teknikal, ada aksi beli yang memicu apresiasi mata uang RI ini. Rupiah akan bergerak dalam 9.100-9.190, katanya kepada
INILAH.COM, ketika dihubungi terpisah.
Di sisi lain, penguatan rupiah juga mendapat topangan dari pelemahan dolar AS. Pasalnya, The Fed belum mau menaikan suku bunga acuannya (
The Fed Fund Rate) dari level saat ini 0-0,25% dalam waktu dekat. Sebab, negara itu masih butuh atas suku bunga rendah untuk pertumbuhan ekonominya, ujarnya.
Kecuali, jika The Fed mengeluarkan sinyal-sinyal akan kenaikan suku bunga seperti dipercepatnya penarikan stimulus. Dolar AS akan berbalik pada tren penguatan. Tapi, faktanya The Fed sendiri menyatakan penarikan stimulus itu hanya bertujuan sedikit memperketat moneter dan tidak dimaksudkan untuk kenaikan suku bunga.
The Fed, baru akan menaikkan suku bunga acuannya di akhir 2010. The Fed memang menekankan tentang penarikan stimulus, tapi hal itu bukan pengetatan moneter sehingga belum ada peluang untuk penguatan suku bunga. Karena itu, rupiah akan terus melanjutkan penguatan, pungkasnya.
Kurs rupiah

di pasar spot valas antar bank Jakarta, Senin (15/3) ditutup melemah tipis 8 poin (0,087%) terhadap dolar AS menjadi 9.160/9.165. Sementara itu, mata uang kawasan mendominasi pelemahan terhadap dolar AS. Hanya dolar Australia yang menguat 0,19% menjadi 0,913 per dolar AS.
Selebihnya mata uang kawasan melemah. Yen Jepang melemah 0,18% ke level 90.722, dolar Hong Kong turun 0,01% ke angka 7.758, dolar New Zealand terkoreksi 0,06% ke posisi 0.702, dolar Singapura terdepresiasi 0,19% menjadi 1.396, dan dolar Taiwan terjungkal 0,20% terhadap dolar AS ke level 31.814.
Begitu juga dengan won Korsel yang melandai 0,58% ke angka 1.134, peso Filipina merangkak turun 0,12% ke posisi 45.715, rupee India susut 0,39% menjadi 45.625, yuan China terkerek turun 0,008% ke level 6.826, ringgit Malaysia jebol 0,35% ke angka 3.318, dan baht Thailand merambat turun 0,07% ke posisi 32.565 per dolar AS. [vin/ast/mdr][[indosat]]