Selasa, 29 Mei 2012 | 00:04 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Kalau Polri dan Kejaksaan Sulit
KPK Bisa Panggil SBY
Headline
Presiden SBY - inilah.com
Oleh:
web - Senin, 15 Maret 2010 | 18:41 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pengungkapan skandal Century oleh KPK, memungkinkan bagi lembaga itu untuk memanggil Presiden SBY.

Hal itu dinyatakan pakar hukum tata negara dari Universitas Andalas Saldi Isra di Gedung DPR, Senayan, Senin (15/3).

Menurut Saldi, KPK menjadi satu-satunya yang memiliki kekuatan penuh untuk menuntaskan kasus Bank Century ini.

Bahkan, KPK tidak hanya berwenang memanggil Wapres Boediono, tetapi juga Presiden SBY untuk dimintai keterangan.

"Kalau Kejaksaan maupun Kepolisian, tidak bisa. Mereka ini kan berada di bawah langsung Presiden," kata Saldi.

Karenanya, jika proses hukum tidak berjalan lancar, baik dan benar, maka desakan untuk mengajukan hak menyatakan pendapat akan semakin kuat.

Sebaliknya jika proses hukum ini berjalan dengan baik dan benar, maka pengajuan hak menyatakan pendapat akan melemah.

Saldi menekankan, proses hukum tersebut harus bisa menyelesaikan tindak lanjut rekomendasi Pansus DPR. Bila tidak, kasus Bank Century ini akan menggelinding menjadi bola salju dan bom waktu.

"Kalau dipending terus-menerus akan meledak di 2014, bentuknya bisa macam-macam, bisa dengan pengungkapan fakta-fakta atau data-data yang masih terus di-keep karena beberapa di antara mereka kan memegang data yang banyak terhadap kasus ini. Atau jika orang-orang yang disebutkan terlibat kembali menjabat, itu akan dijadikan persoalan baru lagi," ujarnya.[*/ims]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.