INILAH.COM, Jakarta - Nia Ramadhani dan Ardie Bakrie menikah pada 1 April 2010. Selain cinta, keduanya cukup modal seperti izin orang tua, sampai Presiden SBY yang menjadi saksi pernikahan.
"Kalau kurang dari 21 tahun, hukum kita mewajibkan izin tertulis dari orangtua, mengisi formulir N5," ujar Ketua KUA Tanah Abang, HA Syahroni saat ditemui di kantornya di Jalan Mutiara, Karet Tengsin, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
Menurut Sayhroni, surat izin tertulis itu wajib disertakan karena saat dinikahi Ardi, Nia masih berusia 19. Usia Nia, baru genap 20 tahun setelah 15 hari menikah.
Pernikahan Nia dan Ardi rencananya digelar 1 April 2010 pukul 14.00 WIB di Hotel Mulia, Jakarta. Syahroni akan menjadi penghulu yang menikahkan sejoli tersebut, sedangkan Presiden SBY diharapkan menjadi saksi pernikahan.
Menurut ayah Nia, Priya Ramadhani, resepsi pernikahan yang pertama akan didatangi oleh pejabat dan petinggi negara RI. Salah satu yang akan datang adalah Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.
"Setelah akad, malamnya kita bikin acara untuk anggota Golkar. Soal di Bali, itu nggak benar. Ya, di Jakarta, di Hotel Mulia Senayan," akunya.
Nia dan Ardie rencananya akan mengucapkan ikrar pernikahan dengan mengenakan pakaian adat Sunda. Sedangkan resepsinya menggunakan pakaian adat Lampung yang merupakan adat keluarga Aburizal Bakrie.
Pastinya, kedua orang tua Nia dan Ardie memberikan restunya. Mereka ingin rencana pernikahan anaknya berjalan lancar. "Doakan, ya? Semoga semuanya lancar," kata ayah Ardie, Aburizal Bakrie.
Demi kelancaran acara pernikahan, prosesi pengajian pun digelar Ardie dan Nia. Pengajian dan doa bersama itu digelar dua pekan menjelang hari pernikahan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie.
Pengajian dan doa bersama ini hanya dihadiri kalangan keluarga. Acara digelar secara tertutup di kediaman keluarga Bakrie, di Jalan Mangunsakoro, Menteng, Jakarta Pusat.
Nia Ramadhani terlihat mengenakan baju muslim merah marun. Sedangkan Ardi Bakrie mengenakan baju muslim pria berwarna krem selendang merah bercorak. Sementara wartawan yang menunggu dari pagi di depan rumah keluarga Aburizal Bakrie untuk meliput acara pengajian ini tetap tak diperbolehkan masuk.
Namun setelah meminta permohonan wawancara melalui staf keluarga Bakrie diajukan, akhirnya Nia dan Ardi keluar menjumpai wartawan. Kepada wartawan, Ardi mengatakan bahwa acara ini hanya pengajian. "Ini baru pengajian, jadi memang belum mengundang media," katanya, Minggu (14/3).
"Nanti Insya Allah kita undang," Nia menimpali.
Selanjutnya, Ardi pada kesempatan itu juga minta maaf pada wartawan. "Sekali lagi saya minta maaf wartawan tidak bisa masuk, kita ingin acara ini berlangsung khusuk," katanya.
Ketika ditanya kenapa dilakukan tertutup, Ardi terlihat kesal. "Mas, pernah ngadain acara keluarga nggak?" katanya.
Buru-buru Nia memotong, "Minta doanya aja ya."
"Acaranya kita ngaji-ngaji saja. Insya Allah tanggal 1 ya, sore, Insya Allah," lanjut Ardi yang terlihat tenang kembali.
Sepertinya, semua persiapan nikah Ardie dan Nia akan berjalan lancar. Sama sekali tak terpengaruh rumor tak sedap, seperti pernikahan yang menghabiskan biaya sampai Rp100 miliar dan pernikahan terjadi karena Nia dijual. Semua itu sudah diluruskan Ardie, Nia dan keluarganya. Pastinya mereka memiliki modal cinta. [aji][[indosat]]