INILAH.COM, Jakarta - Tokoh spiritual Anand Krishna membantah adanya pelecehan seksual, dihadapan penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anank (PPA) Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Senin (15/3).
"Saya memberikan klarifikasi atas beberapa saksi yang sudah diperiksa, antara lain Sumidah, Tara sendiri, Maya, dan Ibu Lini Charis. Saya sudah jelaskan semuanya mudah-mudahan clear," kata Anand setelah diperiksa selama 9 jam, di Unit PPA Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (15/3).
Anand menjelaskan, dirinya sudah sejak 10 hari lalu meminta kepada kepolisian untuk diperiksa, agar dapat menjelaskan bahwa semua tuduhan yang dilaporkan Tara Pradipta Laksmi (19), murid meditasi Anand. Namun baru hari ini pemanggilan terhadap Anand dilakukan yang pertama kalinya.
Anand mengaku mendapat pertanyaan sekitar 70 prtanyaan, oleh penyidik. Pertanyaan yang diberikan seputar tuduhan pencabulan, pernyataan-pernyataan di Facebook, dan seputar Yayasan Anand Ashram yang didirikan Anand. Ketika ditanya wartawan apakah ada transfer energi yang dilakukannya, dan dirinya yang dianggap dewa oleh pengikutnya, Anand menjawab singkat, "Tidak ada."
Ia kemudian berlalu menuju kendaraannya Ford Escape B 1459 LE, dengan dikawal sekitar 5 orang, sambil mengatakan berkali-kali dengan lantang, "Saya dalam keadaan lelah, mohon dihargai hak saya sebagai manusia." [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !