Selasa, 29 Mei 2012 | 00:08 WIB
Follow Us: Facebook twitter
KPK: Bukti Kasus Century Masih Lemah
Headline
inilah.com
Oleh:
web - Selasa, 16 Maret 2010 | 04:12 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Haryono Umar mengatakan, belum menemukan bukti kuat pada kasus Bank Century sehingga tidak dapat meningkatkan statusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan.

"Untuk sementara sampai saat ini, informasi dari Panitia Angket Bank Century DPR masih belum cukup," kata Haryono Umar di Jakarta, Senin (15/3).

Ia mengatakan, hasil Panitia Angket di DPR itu baru informasi dan hal itu tidak mudah menindaklanjutinya. Wakil Ketua KPK Bibit Samad Riyanto mengatakan, dalam memproses kasus dugaan korupsi KPK melakukannya secara teliti guna menemukan alat bukti yang kuat. Menurut dia, KPK tidak mau gegabah meningkatkan status dari penyelidikan menjadi penyidikan sebelum menemukan minimal dua alat bukti yang kuat," ujarnya.

"Pengungkap kasus dugaan korupsi membutuhkan waktu lama karena memang tidak mudah dilakukan," tambah Bibit.

Haryono meminta masyarakat bisa bersabar dan memahami kerja KPK dalam menindaklanjuti kasus dugaan korupsi pada Bank Century. "Kasus Bank Century baru beberapa bulan diselidiki KPK, ada kasus memerlukan waktu yang lebih dari setahun," tutur Umar.

Sebelumnya, DPR merekomendasikan kepada lembaga hukum untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran hukum dan korupsi pada Bank Century. Rekomendasi tersebut ditetapkan DPR melalui rapat paripurna penetapan kesimpulan Panitia Angket Kasus Bank Century pada Rabu (3/3). Opsi C didukung enam fraksi atau sekitar 60 persen suara, sedangkan opsi A hanya didukung tiga fraksi atau sekitar 40 persen suara. [*/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.