inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Kasus PDIP-PKS Bisa Degradasi Rekomendasi Century

Headline
Agus Condro - inilah.com
Oleh: Irvan Ali Fauzi
Selasa, 16 Maret 2010 | 07:10 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Banyaknya kasus hukum yang dibuka akhir-akhir ini, seperti yang dialami PDIP dan PKS ditengarai bisa berpeluang mendegradasi rekomendasi Pansus Hak Angket Bank Century.

Dalam pandangan pengamat komunikasi politik Charta Politika Yunarto Wijaya, gonjang-ganjing politik-hukum seperti kasus suap Miranda Gultom kepada anggota legislatif Fraksi PDIP dan kasus L/C fiktif anggota Fraksi PKS Misbakhun akan sangat berpengaruh pada rekomendasi Pansus Hak Angket Bank Century. "Ini akan mendegradasi rekomendasi pansus," tuturnya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Selasa (16/3).

Menurut Yunarto, pengungkapan kasus-kasus itu akan bisa berdampak positif bagi pembersihan aktor-aktor politik masa lalu yang bermasalah. Terlepas apakah upaya hukum tersebut ada rekayasa dari Partai Demokrat. "Tapi ini bisa menjadi momentum pembersihan aktor politik masa lalu yang bermasalah. Apalagi jika Mega membantah, akan semakin menguatkan dugaan pada kasus ini," ujarnya.

Yunarto mengakui, terkuaknya beberapa kasus itu selain ada take and care yang dimainkan Partai Demokrat, itu juga disebabkan dari sisi komunikasi politik koalisi dan oposisi yang belum sehat. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.