inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Mengapa Ular Bisa Melihat di Malam Hari?

Headline
istimewa
Oleh: Syamsudin Prasetyo
Selasa, 16 Maret 2010 | 15:28 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Tidak seperti reseptor milik manusia, reseptor ular secara langsung merespon terhadap panas, memicu impuls saraf yang diinterpretasikan oleh otak mereka.

Sangat sulit mengetahui apa yang sebenarnya dilihat oleh seekor ular, tetapi satu asumsi bahwa tampilan dalam bentuk panas beberapa cara menggambarkan intensitas suhu tubuh dari sebuah obyek atau hewan lain, ujar David Julius dari Universitas California.

Tim Julius membandingkan aktivitas gen dalam tipe yang berbeda dari sel saraf tulang belakang ular derik yang memiliki lubang dangkal di wajahnya untuk mendeteksi panas.

Mereka menemukan bahwa dalam saraf yang terhubung dengan lubang tersebut terdapat sebuah gen yang disebut sebagai TRPA1 dan memiliki kemampuan 400 kali lebih aktif daripada bagian tubuh lainnya.

Gen tersebut membuat sebuah protein yang mengaktivasi sel-sel ketika unsur tersebut mendeteksi panas dari obyek dengan suhu lebih dari 27 derajat celcius.

Ular boa dan python memiliki molekul yang serupa di dalam moncongnya.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.