Selasa, 29 Mei 2012 | 00:10 WIB
Follow Us: Facebook twitter
PD Bantah Obama Mau Bangun Pangkalan Militer di RI
Headline
Anas Urbaningrum - inilah.com
Oleh: Mevi Linawati
web - Selasa, 16 Maret 2010 | 10:26 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Partai Demokrat menilai bahwa kunjungan Presiden Amerika Barrack Obama layak dihormati sebagai tamu negara. Partai bentukan SBY ini membantah kedatangan Obama karena ada pembangunan pangkalan militer di Indonesia.

Hal ini disampaikan Ketua DPP partai Demokrat Anas Urbaningrum kepada INILAH.COM, di Jakarta, Selasa (16/3).

"Menolak kedatangan tamu negara adalah tindakan yang berlebih-lebihan. Apalagi dikaitkan dengan agenda membangun pangkalan militer," ujar Anas.

Menurut Anas alasan tersebut jelas tidak mendasar. Indonesia bukan negara yang tepat untuk pangkalan militer negara manapun juga. Indonesia adalah negara berdaulat dan bermartabat.

Menurut Anas, setiap tamu negara layak dihormati. Itu bagian dari kelaziman dalam hubungan antar bangsa. Prinsip politik luar negeri Indonesia adalah bebas aktif dan menjalin hubungan dengan negara manapun demi kepentingan nasional. Hubungan Indonesia dan Amerika Serikat pun dilakukan demi kepentingan nasional.

"Karena itu mari kita tunjukkan dengan menerima tamu negara dengan sikap percaya diri sopan dan penuh bermartabat," tandas dia.

Sebelumnya Hizbut Tahrir Indonesia meyatakan bahwa kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama adalah haram. Pasalnya Obama diduga membawa misi tertentu untuk mendirikan pangkalan militer di Indonesia. [mvi/mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.