inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

"PDIP Lebih Konsisten Daripada Golkar-PKS"

Headline
Siti Zuhro - inilah.com/Agus Priatna
Oleh: Laela Zahra
Selasa, 16 Maret 2010 | 10:48 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Demokrat kini mendekati PDIP karena Golkar dan PKS dalam kasus Century tak lagi seiring dan sejalan. PDIP dinilai lebih konsisten ketimbang Golkar dan PKS.

"Partai oposisi (PDIP) sikapnya jelas dan konsisten, dalam proses perbaikan koalisi tentunya pemimpin koalisi, akan mengedepankan integritas partai politik," ujar Pengamat Politik LIPI Siti Zuhro saat dihubungi INILAH.COM, Selasa (16/3).

Secara moral politik, kata Zuhro, pemimpin koalisi akan memilih partai yang sikapnya konsisten, ketimbang partai yang sikapnya mendua seperti PKS, PPP, dan Golkar. PDIP, menurutnya, salah satu partai dengan kekuatan yang besar dan memiliki sikap-sikap politik yang konsisten di parlemen.

Jika PDIP terbujuk masuk dalam koalisi pendukung pemerintah, lanjutnya, maka akan ada partai anggota koalisi yang dikeluarkan. "Karena kalau koalisi partai yang dibentuk hanya untuk kepentingan status quo, ini blunder. Kabinet pelangi akan sulit bekerja, maka perlu ditata ulang koalisinya," imbuhnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, perlu adanya upaya pimpinan koalisi untuk mengurangi tarik-menarik kepentingan dalam koalisi partai yang saat ini berjalan, guna mengefektifkan kabinet pemerintahan. "Pemerintah tidak harus mengakomodir partai di kabinet sebanyak itu," tuturnya.

Seperti diketahui, Demokrat tengah berupaya merangkul PDIP masuk dalam koalisi, dengan iming-iming 6 kursi kabinet dan pejabat setingkat menteri. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
3 Komentar
iis @ Kamis, 18 Maret 2010 | 15:26 WIB
ha ha ha ... ntar kapalnya tenggelam klo diisi koruptor... yg muna itu yang maling teriak maling seperti Partai Demokrat, masak jeruk makan jeruk...sewot gitu loh
romi @ Kamis, 18 Maret 2010 | 09:47 WIB
hahahaha !!! mo aja naek mobil tua, yang isinya koruptor.. nyusain
andre @ Rabu, 17 Maret 2010 | 10:47 WIB
setuju....buang aja partai muna.....suka memprovokasi rakyat....
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.