INILAH.COM, Jakarta - PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) mencatat penurunan penjualan semen sekitar 3,9% menjadi 11,8 juta ton dibandingkan penjualan tahun lalu sebanyak 12,3 juta ton.
"Namun secara signifikan bertumbuh sangat pesar dari negatif 14% di semester pertama 2009," demikian materi ekspos Indocement, Senin (15/3).
Indocement juga mencatat penurunan pada penjualan ekspor menjadi 1,6 juta ton dari 2,3 juta ton di 2008, akibat melemahnya kondisi ekonomi dunia. Pangsa pasar domestik pun turun dari 31,7% menjadi 30,2%. Begitu juga dengan total pernjualan 2009 lebih rendah 8% menjadi 13,4 juta ton ketimbang 2008 sekitar 14,6 juta ton.
Pada Desemeber 2009 lalu, Indocement telah menguasai 100% PT Mandiri Sejahtera Sentrea (MSS), sebuah perusahaan penambangan aggregate dengan kapasitas produksi 0,5 juta ton per tahun dan cadagangan total 95 juta ton di Purwakarta, Jawa Barat.
Melalui akuisisi ini, Indocement menjadi pemain utama dengan total cadangan aggregate sebesar 115 juta ton termasuk kepemilikan 51% saham di PT Gunung Tua Mandiri.
Perseroan pun berencana membangun 3 batching plant, disertai dengan loader dan truc mixer baru untuk memperkuat posisi bisnis ready mix. Hal ini mengantisipasi rencana pemerintah untuk membangun proyek infrastruktur dan pulihnya pasar properti dalam waktu dekat ini. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !